Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Sekaligus Assisten Staf Khusus Wakil Presiden Guntur Subagja Mahardika (foto: Instagram/ @guntur.id).
>
Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Sekaligus Assisten Staf Khusus Wakil Presiden Guntur Subagja Mahardika (foto: Instagram/ @guntur.id).

KORANNASIONAL.COM – Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Guntur Subagja Mahardika Mendorong Santri dan Pemuda untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Gerakan Santripreneur Nusantara (Geninusa), Guntur menyampaikan bahwa saat ini pemerintah memaksimalkan peran UMKM guna mendongkrak ekonomi nasional.

“Ekonomi kita masih relatif aman selama pandemi berkat adanya UMKM. Coba di negara lain, semuanya jadi merosot karena tidak ada motor penggerak ekonomi di negara itu,” terang Assisten Staf Khusus Wakil Presiden itu saat menjadi keynote speaker, Minggu (21/3/21).

Guntur juga menyinggung soal rumitnya perizinan penertiban usaha di masyarakat. Hal itu dinilai monoton dan menghambat roda perekonomian masyarakat.

Maka dari itu, pemerintah mengeluarkan regulasi baru untuk mempermudah perizinan usaha. “Kalau sebelumnya izin usaha harus malalui dua puluh tahap sekarang hanya sembilan tahap,” tuturnya kepada peserta webinar.

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah melalui wakil presiden tengah berupaya untuk menjadikan Indonesia sebagai eksportir produk halal terbesar di dunia. Ia mengaku miris karena Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim masih menjadi Konsumen dari negara luar minoritas Muslim.

“Miris kita, sebagi negara dengan muslim terbesar masih impor produk halal dari Brazil, Amerika, dan Argentina. Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah membangun dua kawasan industri halal di Serang dan dan Sidoarjo,” jelasnya.

Ia juga menyarankan kepada pemuda untuk aktif berwirausaha. Ia menilai berwirausaha tidak harus dengan modal besar. Di era teknologi semua bisa menjadi modal usaha. “Bisa dimulai dengan menjadi, reseller, marketing. Modal gadget saja sekarang sudah sangat cukup,”. Pungkas, Assisten Staf Khusus Wakil Presiden, Guntur Subagja Mahardika. (ud/ed).

LEAVE A REPLY