Waras Wasisto blusukan ke Sawangan Baru
>


DEPOK – Waras Wasisto anggota DPRD Provinsi Jawa Barat terus blusukan di Kota Depok.

Fraksi PDI Perjuangan ini tak kenal lelah untuk memenangkan Pradi Supriatna dan Afifah Alia sebagai Walikota dan Wakil Walikota Depok pada Pilkada 9 Desember 2020.

Minggu (22/10), Waras blusukan di Kelurahan Bedahan dan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan Kota Depok.

Dalam kesempatan tersebut Waras mengajak masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember 2020.

“Ayo ke TPS dan memilih Pradi-Afifah paslon nomor 1, karena visi misi sangat bagus untuk percepatan pembagunan kota Depok yang hari ini jauh tertinggal dari kota tetangga,” kata Waras Wasisto yang disambut antusias warga.

Sementara itu, Jaelani, Ketua Rukun Warga (RW) 07 Kelurahan Sawangan Baru, mengaku bersyukur dengan kedatangan Waras sebagai perwakilan Pradi-Afifah.

Sejauh ini menurut Jaelani, Pradi-Afifah belum menemui warganya. Tapi, dia menyadari lantaran kesibukan pasangan calon nomor urut 1.

Jaelani mengaku di tengah pandemi virus corona ini, kondisi ekonomi warga makin terpuruk. Dia berharap Pradi-Afifah jika memimpin nanti bisa lebih maksimal dari era sebelumnya.

“Walikota sekarang masih banyak kekurangan. Kami bingun mau komunikasi kemana. Akibatnya infrastruktur lingkungan dan proses pengajuan tidak banyak yang terealisasi,” kata Jaelani.

“Kami minta pemimpin yang terpilih nanti lebih peduli terhadap aspirasi warga. Kami ada program terkait infrastruktur dan itu belum tersentuh, misalnya saluran air dan jalan. Sejauh ini kami lakukan secara swadaya tanpa bantuan Pemkot,” ujarnya.

Kemudian dia melanjutkan, juga ada sekitar 13 rumah tidak layak huni (RTLH). Sejauh ini katanya tidak ada perhatian. Kalau pun ada bantuan menurutnya datang dari pemerintah provinsi, bukan daerah.

Menjawab persoalan warga tersebut, Waras berjanji akan menyampaikannya kepada Pradi-Afifah. Dia lantas menjelaskan program RW Membangun. Disebutkan tiap RW akan mendapat anggaran 500 juta/tahun.

“Yang tahu persoalan di lingkungan adalah warga atau RT dan RW setempat. Karena itu, jika Pradi-Afifah menang, silakan warga membuat perencanaan untuk pembangunan lingkungan. Nah, disinilah program RW Membangun dimaksimalkan. Dananya memang tidak langsung ke warga atau RW melainkan kepada lurah setempat. Tapi, tiap RW berhak mengajukan program pembangunan,” jelas Waras.*Surya

LEAVE A REPLY