>

www.korannasional.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) sangat menyayangkan Persib Bandung meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir. Sikap walk out di menit 83 kala melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan itu, Solo, Jumat (3/11), menunjukkan Persib tidak siap kalah.

Saat itu, Persib tertinggal 0-1 lewat gol penalti Bruno Lopes. Hadiah penalti di menit 75 itu diberikan setelah Bruno Lopes dijatuhi Purwaka Yudhi di dalam kotak penalti.

Derita makin dirasakan Persib pada menit ke-82, karena Vladimir Vujovic diusir ke luar lapangan oleh wasit asal Australia Shaun Evans. Pangkalnya, Vujovic melanggar Bruno di depan area penalti, sehinga dikartu kuning. Tapi, Vujovic tampak melontarkan kata-kata keras, sehingga diganjar kartu merah.

Sayang, usai itu ada aksi boikot dari pemain Persib. Terlihat dalam tayangan televisi manajer Persib Umuh Muchtar meminta pemain meninggalkan lapangan. Shaun Evans tak tinggal diam. Peluit tanda akhir pertandingan ditiup pada menit ke-84.

Aher pun meminta Persib Bandung segera melakukan evaluasi. Bukan soal menang atau kalah, tapi manajemen secara keseluruhan. “Saya berharap Persib melakukan evaluasi, bukan hanya soal walk out. Tapi, juga secara keseluruhan, baik pelatih, pemain, manajer, maupun PT PBB,” ujar Aher aat berdiskusi dan makan siang bersama awak media dari Depok Media Center (DMC) di Restoran Gula Merah, Margo City, Depok, Minggu (5/11).

Orang nomor satu di Jawa Barat itu tak berharap Persib terdegradasi lantaran walk out. Tapi, dia yakin hal itu tak akan terjadi. “Saya tak mau berandai-andai. Saya optimis sikap walk out itu tak akan mendegradasikan Persib,” tukasnya.

Menurut Aher, tentu wajar dilakukan evaluasi, Persib banyak kalah musim ini. Ia mengatakan tidak membahas masalah teknis yang menjadi urusan pelatih.

“Evaluasi lebih ke persoalan manjemen agar kompetisi mendatang Persib kembali menoreh prestasi lebih baik dan tertinggi,” terangnya.

Diutarakan Aher, Persib tetaplah Persib, dan tetap akan selalu menjadi kebanggaan masyarakat Bandung khususnya dan masyarakat Jabar umumnya. Perkara menang atau kalah, itu biasa dalam olahraga.*Surya

LEAVE A REPLY