>

www.korannasional.com– Agustinus Susanto dilamar 26 pengcab untuk jadi Ketua KONI Depok. Pria 50 tahun itu dinilai memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memajukan olahraga di Kota Belimbing.

Berlatar belakang TNI AD, Agustinus memiliki kepemimpinan yang tegas, lugas, dan bernas. Dia juga sangat dekat dengan dunia olahraga. Separuh hidupnya dihabiskan di matras taekwondo. Bukan hanya seorang atlet, tapi juga pelatih. Jadi, Agustinus cukup paham kebutuhan cabang olahraga.

Karena itu, banyak pengcab yang serempak memintanya maju pada Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Depok periode 2017-2021. Musorkot itu sendiri akan digelar di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Sabtu (11/2). Tercatat sebanyak 35 pengcab berhak memiliki suara plus satu suara dari Jawa Barat.

Agustinus mengaku telah sowan kepada Walikota Depok Mohammad Idris dan wakilnya, Pradi Supriatna. Dia pun berjanji jika kelak terpilih akan bersinergi dengan pemerintah kota, meski secara struktur KONI sebuah lembaga independen.

“Saya mengapresiasi para pengcab yang menginginkan terjadinya perubahan di KONI Depok. Makanya saya diminta untuk maju sebagai calon ketua KONI Depok,” kata Agustinus Susanto, Jumat (10/2) yang mengaku sudah menerima dukungan resmi yang ditanda tangani 26 ketua pengcab.

Dia berjanji akan mengimplementasikan amanah dukungan tersebut menjadi kinerja dan prestasi yang memuaskan, bukan hanya bagi pengcab dan para atletnya, tetapi juga untuk masyarakat Kota Depok.

“Jika terpilih jadi ketum, saya bermimpi mewujudkan agar KONI keluar dari peringkat terbaik di Porda Jabar. Sejauh ini Depok berada di luar 20 besar. Tentu saya butuh dukungan dari para pengcab untuk bekerja sama,” ujar Agustinus bicara misinya jadi calon ketua KONI Depok.

“Saya juga ingin Depok memiliki atlet yang tidak hanya menang di kandang sendiri. Tapi, atlet profesional dan mendunia. Soal visinya nanti saya sampaikan di Musorkot,” pria yang juga dari partai Gerindra itu melanjutkan.

Menyinggung soal dana pembinaan, Agustinus menuturkan dirinya akan fight untuk mengelindingkan program kerja pengcab. Dari mana dananya? “Saya akan menggandeng para pengusaha di Depok baik dari Gapensi, Kadin, dan berbagai asosiasi sebagai mitra demi perkembangan olahraga di Depok,” jelasnya.

Mantan TNI AD ini akan berkomitmen secara moral untuk mempertanggung jawabkan anggaran rakyat Depok yang dikucurkan lewat APBD jika dirinya terpilih sebagai ketua KONI Depok. Dana sebesar Rp 5 miliar setahun untuk pembinaan di 35 cabang olaharaga di Depok tentu sangat minim. Tapi, dia berjanji akan mencarikan solusi agar semua pengcab bisa menjankan programnya secara maksimal.

Musorkot kali ini memang terbilang seksi. Pasalnya ada 7 calon yang akan berkompetisi. Selain Agustinus, ada Widya Jaya Antara (pengusaha), Endang Dani (mantan atlet), Rudi Samin (Ketua Pemuda Pancasila), Hery Prasetyo (LSM), Nongky Tambayong (Ketua Pengcab Bridge), dan Amri Yusra (Ketua KONI 2012-2016).

“Siapa pun yang terpilih harus amanah, paham olahraga, menghormati jeri payah orang lain. Terpenting juga tidak saling mencemooh dan terpilih bukan karena kekuasaan, uang atau intervensi dari pihak lain,” imbuh Agustinus.*Suryansyah

LEAVE A REPLY