>

www.korannasional.com – Merokok bisa sebabkan kanker mulut. Peringatan itu menempel pada semua produksi rokok. Tapi, imbauan itu tak menggubris para penggunanya. Bahkan anak-anak sekolah usia 10-14 tahun pun sudah bersahabat dengan rokok.

Berdasarkan riset Atlas Tobbaco, Indonesia menduduki ranking satu dengan jumlah perokok tertinggi di dunia. Kemudian disusul Rusia ranking kedua, Cina, Filipina, dan Vietnam. Sebanyak dua dari tiga laki-laki di Indonesia adalah perokok. Total tak kurang dari 90 juta orang Indonesia adalah perokok.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Karena itu DPP Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) bekerjasama dengan BNNK Depok, SMAN 3 Depok dan majalah Multi News mengadakan acara Penyuluhan Kesehatan tentang bahaya Rokok dan narkoba dengan tema “Jadilah Generasi Anti Rokok dan Anti Narkoba”.

PPLIPI (Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia) ajak generasi muda jauhi rokok dan narkoba melalui penyuluhan di SMA Negeri 3, Sukmajaya, Kota Depok, Senin (7/11).

Dalam penyuluhannya, PPLIPI merealisasikan program dalam bidang kesehatan tentang bahaya rokok dan narkotika di lingkungan sekolah. “Kami bekerja sama dengan BNN ingin memberikan pengetahuan tambahan kepada murid di SMA Negeri 3 Depok ini tentang bahaya rokok dan narkoba,” jelas Ketua Umum PPLIPI, Indah Suryadharma.

“PPLIPI sangat peduli dengan perkembangan dan kemajuan masa depan generasi muda penerus bangsa agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan NKRI dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Dan berupaya membantu Pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan tingkat ketergantungan generasi muda Indonesia terhadap konsumsi rokok dan memberantas peredaran narkoba,” paparnya.

PPLIPI dibentuk sebagai wadah bagi para perempuan untuk menyumbangkan tenaga, pikiran maupun materi dalam rangka mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui upaya pemberdayaan perempuan di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan kesehatan, baik secara nasional maupun global.

PPLIPI berharap dengan diadakannya acara penyuluhan ini, para siswa didik mendapat informasi yang akurat dari pihak BNNK Depok, sebagai badan yang ditunjuk Pemerintah untuk mengatasi bahaya narkoba di masyarakat, mengenai seluk beluk bahaya narkoba dan rokok. Dan diharapkan para siswa didik dapat segera membentengi diri sedini mungkin dari bahaya laten penyebaran narkoba.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Depok, Abdul Fatah menyambt baik penyuluhan tersebut. Menurutnya narkoba adalah perusak generasi bangsa. “Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Bukan hanya sekolah, orang tua, juga lingkungan sekitarnya agar generasi muda khususnya pelajar tidak terjerumus ke dalam narkoba,” ujar Abdul Fatah.*Suryansyah

LEAVE A REPLY