www.korannasional.com -Demontransi nasional besar-besaran akan dilakukan buruh anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Presiden KSPI Said Igbal memastikan tiga juta buruh dari 20 provinsi dan 150 kabupaten/kota se-Indonesia (direncanakan 200 kabupaten/kota) akan turun ke jalan pada 31 Oktober-1 Novemver 2016.

Tak hanya itu, Said juga menyebut aksi itu akan diikuti oleh ratusan ribu perusahaan di 40 Kawasan Industri di seluruh Indonesia. Mereka rencananya akan menghentikan proses produksinya, termasuk di pelabuhan-pelabuhan.

“Selanjutnya rencana akan berlangsung giat prakondisi pemogokan nasional yang akan dilakukan pada 28-30 Oktober 2016 bertempat di masing-masing daerah,” kata Said dalam siaran pers konolidasi nasional gerakan buruh (KNG), Minggu (23/10).

Sejumlah isu yang diangkat dalam aksi mogok ini yaitu soal upah minimum provinsi (UMP) dan pengampunan pajak (tax amnesty). Said Iqbal mengatakan, alasan buruh menggelar aksi ini pada akhir Oktober dan awal November karena pada bulan‎ tersebut diprediksi menjadi puncak putusan dari dua isu ini. Menurut dia, ‎mayoritas UMP di masing-masing provinsi diperkirakan akan ditetapkan pada November.

Dia memastikan aksi mogok nasional dan prakondisinya akan dilakukan secara tertib dan damai serta tidak anarkis. Keduapuluh provinsi yang akan menggelar aksinya adalah Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jogyakarta, Jawa Timur. Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau (Prov Kepri), Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, NTB. Sedangkan Provinsi Riau, Kalbar, dan Maluku segera bergabung.

Sementara itu, untuk Kabupaten/Kota terdiri dari Cilegon, Serang, Tangerang, Tangerang selatan, Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon, Tegal, Cimahi, Bandung, Bandung Barat, Tasikmalaya, Semarang, Kendal, Demak, Batam, Pekalongan, Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Malang, Purbolinggo, Gresik, Batam, Bintan, Karimun, Medan, Deli Serdang, Palembang, Pekanbaru, Makasar, cilacap, dll.

Menurut Said Iqbal ada potensi pelabuhan, pusat- pusat industri dan produksi, serta bandara akan terkena dampak dari giat Aksi Mogok Nasional ini.*Suryansyah

LEAVE A REPLY