Foto: Ilustrasi
>

KORANNASIONAL.COM–Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan 14 orang meninggal akibat virus corona baru tersebut pada Sabtu (20/11/2021), atau naik sembilan orang dari Jumat (19/11) yang mencatatkan angka terendah selama pandemi di Indonesia.

Dari data resmi Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, 14 orang itu tersebar di delapan provinsi, yakni Jateng lima orang, NTT tiga orang, DKI Jakarta, Kalbar, Jatim, Bangka Belitung, Lampung, dan NTB, masing-masing satu orang.

Dengan penambahan ini, maka angka kematian akibat COVID-19 sejak Maret 2020 mencapai 143.728 orang hingga Sabtu, pukul 12.00 WIB.

Angka terkonfirmasi COVID-19 harian bertambah 393 orang, sehingga secara akumulasi menjadi 4.253.098 kasus. Jakarta melaporkan angka konfirmasi harian tertinggi 114 kasus, Jateng 55 kasus, dan Jabar 43 kasus.

Angka kesembuhan bertambah 379 jiwa, sehingga secara total mencapai 4.101.216 jiwa. Kendati DKI Jakarta menyumbang angka konfirmasi positif harian tertinggi, mereka juga melaporkan angka kesembuhan tertinggi mencapai 154 orang.

Setelah DKI Jakarta, Jawa Timur melaporkan angka kesembuhan 34 orang, Jawa Tengah (33), Sumatera Utara (26), serta Jawa Barat dan Banten, masing-masing 19 orang.

Spesimen yang diperiksa mencapai 274.972, sedangkan mereka yang dinyatakan suspek mencapai 4.982 orang.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tetap waspada meskipun varian Delta Plus AY.4.2 belum ditemukan di Indonesia karena tetap berpotensi menimbulkan penularan.

“Sampai saat ini varian Delta Plus AY.4.2 belum ditemukan di Indonesia, tapi yang pasti kita bukan kemudian tenang, kita tetap harus waspada karena ternyata varian ini turunan dari varian Delta,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi

Satu-satunya cara agar tak tertular virus berbahaya tersebut dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker, mengurangi mobilitas, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak.(kn/ant)

LEAVE A REPLY