Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin (foto: Istimewa).

KORANNASIONAL.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat selama pelaksanaan Piala Menpora 2021 yang terbagi di beberapa lokasi.

“Seperti sudah saya saksikan di beberapa tempat, saya kan bukan hanya di Solo saja datang. Alhamdulillah penerapan prokes sungguh-sungguh disiplin,” kata Menpora, dalam jumpa pers virtual jelang perebutan tempat ketiga antara PSM Makassar melawan PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/21).

Berkat hal tersebut, kekhawatiran publik akan risiko munculnya klaster COVID-19 akibat penyelenggaraan Piala Menpora tidak terjadi.

Salah satu contoh konkrit penerapan protokol ketat terkait COVID-19 dalam Piala Menpora adalah penggunaan gelang identitas sebagai penanda orang yang bersangkutan sudah memiliki hasil negatif tes COVID-19.

Amali menunjukkan gelang yang dipakainya pada kesempatan itu sebagai akses masuk ke dalam Stadion Manahan berbeda dengan gelang-gelang di pertandingan sebelumnya.

“Dan protokol kesehatan sampai hari ini masih tetap dijalankan dengan disiplin. Saya menggunakan warna gelang, saya pikir warna sama, ternyata ini warna untuk hari ini,” katanya, seraya menunjukkan gelang yang dipakainya.

Jadi, kata Menpora, orang yang tidak memiliki akses dengan gelang terbaru sebagai tanda negatif COVID-19 itu tidak akan bisa masuk ke dalam stadion.

Pengamanan, kata politikus Partai Golkar itu, juga dilakukan penyelenggara dengan adanya kartu identitas khusus.

“Ini sekali lagi juga, ID (kartu identitas) ini tanda keseriusan PSSI dan penyelenggara melakukan turnamen pramusim,” katanya.

Selepas laga perebutan tempat ketiga malam ini, Piala Menpora akan ditutup dengan pertandingan leg kedua final antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (25/4) besok. (ud/ed).