DEPOK – Bendaraha DPD Partai Golkar Kota Depok, Tajudin Tabri, mendukung rencana Pradi Supriatna mencabut Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Dewi Sartika.

Dukungan itu tentu bukan tanpa alasan. Menurut Tajudin, SSA tidak efektif dan banyak merugikan warga di sekitarnya. Terutama para pedagang yang makin jauh dari pengunjung atau pembeli.

“Sistem Satu Arah (SSA) tidak manusiawi, sangat merugikan warga Depok yang berjualan di sepanjang jalan tersebut. Pengendara juga dibikin repot bila ingin ke ruas jalan di sebelahnya. Mereka harus berputar arah yang sangat jauh, melewati jalan Arief Rahman Hakim,” ujar Tajudin saat berkunjung ke kantor Media Center Pradi-Afifah di kawasan Depok Jaya, Pancoran Mas, Kamis (19/11/2020).

Menurut Tajudin, upaya mengurai kemacetan Jalan Dewi Sartika akan dilakukan Pradi-Afifah dengan cara yang elok dan manusiawi, yaitu dengan membangun jalan layang (flyover).

“Menerapkan jalur satu arah adalah program salah kaprah. Insya Allah Pradi dan Afifah akan membenahi kemacetan di jalan tersebut dengan membangun flyover,” kata Tajudin yang kehadirannya bersama Ketua DPD Golkar Depok Farabi A Rafiq, serta empat rekannya di Fraksi Golkar DPRD Kota Depok.

Di bagian lain Tajudin mengatakan, meski tidak mengusung kadernya, namun Partai Golkar sangat konsisten mengawal Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

Dikatakannya pula, konsistensi partai berlambang pohon beringin ini terlihat dari soliditas dan kekompakan barisan Golkar bergerak di lapangan dalam mengkampanyekan Pradi-Afifah, termasuk anggota Dewannya.

“Yang kami usung memang bukan kader internal, tapi kami sangat semangat dan tidak setengah-setengah memperjuangkan Pradi dan Afifah di Pilkada Depok,” ucap Tajudin Tabri.

Dia optimistis, Golkar bersama 11 parpol lainnya yang tergabung dalam koalisi ‘Depok Bangkit’ semakin maksimal menggerakkan barisan kadernya guna memenangkan pasangan nomor urut satu, Pradi-Afifah.

“Menjelang pencoblosan, koalisi parpol semakin semangat bergerak. Kami optimis Pradi-Afifah akan menang,” demikian Tajudin Tabri.*