DEPOK – Depok tak ubahnya kota rasa desa. Gagal memanfaatkan keunggulan letak strategis yang dimiliki. Padahal Depok sebagai kota penyanggah Ibu Kota Jakarta.

Tak pelak, Depok ketinggalan dengan Bekasi, Tangerang dan Tangsel yang jauh berkembang. Itu lantaran ketiga kota tersebut mampu bersinergi dengan pemerintah pusat.

Menurut anggota DPRD Jabar dapil Depok – Bekasi Hasbullah Rahmad, hal itu dikarenakan wali kota Depok tidak inovatif dan kreatif. Selama 15 tahun wali kota dari PKS, pemkot Depok tak mampu mengembangkan kotanya. Bahkan Depok menjadi krodit karena kemacetan tak kunjung teratasi.

“Harusnya Depok bisa mengembangkan jalan-jalan dan mengatasi kemacetan saat Gubernur Jawa Barat eras Ahmad Heryawan yang dari PKS. Karena sejumlah jalan di Depok masuk jalan provinsi dan nasional yang memang anggarannya ada di provinsi dan pusat. Tapi ini juga tidak dilakukan,” ujar Hasbullah.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa Wali Kota Depok bukan hanya buntu komunikasi dengan provinsi, tapi juga tidak kreatif. Pun tidak mampu bersinergi dengan Pemprov DKI. Seharusnya ruas jalan di Depok terkoneksi dengan Jakarta dalam pembangunan transportasi massal bersama.

Hasbullah mencontohkan Bekasi yang terkoneksi dengan LRT. Menurut Hasbullah andai wali kotanya kreatif tentu ini bisa bersinergi dengan pemerintah DKI dan pusat untuk merencanakan LRT ini.

“Artinya wali kota selama ini tidak bisa memanfaatkan letak Depok yang strategis,” ujar Hasbullah.

“Seperti jalan raya Sawangan itu harusnya wali kota bisa berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk pelebaran jalan,” Hasbullah memaparkan.

Seperti diketahui jalan raya Sawangan semula merupakan jalan provinsi yang sejak 2015 statusnya menjadi jalan nasional. Namun wali kota Depok selama ini tak pernah mengajukan proposal ke provinsi maupun pusat.

“Jelas ini ada hambatan komunikasi antara wali kota Depok dengan pemprov dan pusat. Kebuntuan itu harus terpecahkan. Karena itu kita ganti wali kota yang bisa berkomunikasi dengan pemprov dan pusat. Saya rasa Pradi bisa memecah kebuntuan itu,” kata Hasbullah.

Dimata Hasbullah kelemahan wali kota Depok selama 15 tahun ini adalah menjalin kemunikasi dengan pemda provinsi, kelembagaan dan kementerian.
“Kelemahan ini membuat Depok jalan di tempat. Karena kalau hanya mengandalkan APBD Depok akan begini terus,” kata Hasbullah.*sur