DEPOK – Bukan tanpa alasan partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memberikan dukungan kepada Pradi Supriatna-Afifah Alia pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Pecahan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu telah melakukan perbagai kajian dan pertimbangan. Gelora tak ingin sembarang menentukan sikap politiknya pada Pilkada Depok.

“Kami perlu waktu dan diskusi panjang. Hasilnya, hari ini kami memberikan dukungan kepada paslon nomor urut satu Pradi Supriatna dan Afifah Alia. Surat dukungan ini langsung ditandatangani ketua umum partai Gelora, pak Anis Mata,” kata Haris Yuliana, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat, Rabu (28/10).

Gelora melihat Kota Depok ini bukan sekadar strategis dari geopolitik Jawa Barat. Tapi juga strategi secara geopolitik nasional. Karena itu partai Gelora kata Haris bakal total berjuang untuk memenangkan Pradi-Afifah pada Pilkada Desember nanti.

“Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan politik Gelora di Depok untuk memenangkan Pradi-Afifah,” ujarnya.

Terlepas dari sejarah, Partai Gelora dilahirkan dari elite politik PKS, tapi menurut Haris, dukungan ini adalah bagian dari objektivitas.

“Kami berkali-kali melakukan survei terhadap masyarakat. Saya bisa memastikan bahwa masyarakat Depok butuh pemimpin baru,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah Partai Gelora kota Depok, Subhan Rafe’i mengatakan, masyarakat Depok saat ini tidak puas dengan rezim pemerintahan daerah saat ini yang dikuasai PKS.

“Hasil survei kami menyatakan masyarakat tidak puas dengan prmbangunan yang dilakukan rezim saat ini. Mereka berharp ada perubahan kepemimpinan. Pradi-Afifah jadi jawaban. Mereka pasangan yang pas untuk membangun Depok,” ungkap Subhan.

Dikatakan meski Partai Gelora masih baru, tapi mesin politiknya cukup berpengalaman. Menurutnya Gelora tahu bagaimana memenangkan Pradi-Afifah.

“Mesin politik Gelora akan pol-polan bekerja untuk menangkan Pradi-Afifah. Kalau 5.000 suara buat Gelora sangat sedikit. Kami bisa memberikan suara lebih dari itu,” tandasnya.* surya