DEPOK – Pasangan calon Pradi Supriatna dan Afifah Alia mengusung 10 program unggulan dalam Pilkada Depok 2020. Salah satunya adalah berobat gratis dengan menggunakan KTP Depok.

Sebuah program yang sangat menarik. Sekuriti Permata Depok, Hasan Basri girang mendengar program tersebut. Menurutnya program yang ditawarkan Bang Pradi-Afifah itu sangat membantu rakyat kecil.

Örang seperti saya bingung kalau sakit. Apalagi kalau anak sakit. Mau berobat uang dari mana. Gaji buat makan saja masih jauh dari cukup,” kata Hasan Basri.

“Jujur kerja saya berat, harus begadang hampir tiap malam. Rawan terserang penyakit. Saya salut deng Bang Pradi-Afifah yang peduli dengan rakyat kecil seperti saya. Mudah-mudahan terpilih jadi wali kota dan wakil wali kota,” tuturnya.

Tapi, ada juga yang meragukan program tersebut dapat direalisasikan saat Pradi-Afifah memenangi Pilkada Depok. Lantaran pemerintah sudah memiliki program BPJS.

Senada dengan Mohamad Syaiful, warga Pondok Jaya. Dia mengaku acap kesulitan jika keluarganya ada yang sakit. Sejauh ini Syaiful tidak mampu untuk bikin kartu BPJS. Dia mengandalkan membeli obat-obatan warung jika dirinya atau keluarganya sakit.

“Buat makan saja susah apalagi bayar iuran BPJS. Sejauh ini kita sekeluarga berusaha untuk sehat. Alhamdulillah kalau ada program berobat gratis. Ini sangat membantu keluarga miskin seperti saya,” ujar Syaiful.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, Roy Pangharapan tak meragukan program tersebut. Dia mengatakan program tersebut dapat direalisasikan dengan payung hukum tertinggi, yakni UUD 45. Itu tercantum dalam pembukaan UUD 45 dan pasal 28 tentang jaminan sosial.

Menurutnya jika ada orang-orang yang menyatakan program ini tak dapat direalisasikan tandanya orang tersebut tidak mendukung rakyat kecil.

“Orang nyinyir dengan program berobat gratis dengan KTP, tanda tidak pro rakyat kecil. Mereka seharusnya merasakan sulitnya berobat dan menangis darah ditolak oleh rumah sakit,” tutur Roy, Minggu (20/9/2020).

Roy menyatakan bahwa tugas dan kewajiban pemerintah membuat masyarakat Indonesia sehat. Sebab itu, program berobat gratis dengan KTP Depok adalah program yang mudah dirasakan langsung masayarakat Kota Depok.

“Membuat masyarakat berobat dengan mudah itu tergantung pemerintahnya. Bila pemerintah serius menolong rakyat kecil dengan mudah, maka harus serius,” ujarnya.*sur