JAKARTA –  Wakil Kepala Kantor Rumah Aspirasi Rakyat #01 Jokowi-Ma’ruf, Michael F Umbas berpendapat debat capres yang berlangsung Kamis malam (17/1) mempertegas komitmen pasangan calon Jokowi-Ma’ruf untuk melanjutkan program pemerintahan saat ini.

“Kerja Pak Jokowi sudah terbukti, publik bisa menilai sendiri. Nah, debat kali ini mempertegas komitmen pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk melanjutkan kerja-kerja yang telah dilaksanakan dalam empat tahun terakhir,” kata Umbas, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat dinihari.

Dalam debat perdana kali ini, menurutnya apa yang disampaikan Jokowi semakin meyakinkan publik untuk memilihnya dalam Pilpres 2019. “Bukan apa-apa, program kerja yang dilaksanakan Jokowi sudah terbukti dalam empat tahun pemerintahannya,” ujarnya.

Untuk masa depan yang lebih baik, lanjutnya, Rumah Aspirasi #01 mengajak relawan dan simpatisan untuk bersama-sama menyampaikan sekaligus mengajak masyarakat untuk menyukseskan pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 yang digelar April mendatang.

Di sisi lain, kesuksesan nobar malam ini akan dilanjutkan Rumah Aspirasi #01 pada debat-debat selanjutnya. Sebab menurutnya kegiatan yang diselenggarakan dalam nuansa kehangatan dan kebersamaan itu memberikan gambaran secara utuh bagaimana program dan kinerja Jokowi.

“Tadi mas Hasto menyampaikan ini akan dijadikan tradisi untuk nobar dengan model politik kegembiraan dengan ciri persatuan dan kebersamaan,” ucap Umbas.

Menurut dia, nonton bareng debat perdana capres dan cawapres di Kantor Rumah Aspirasi Rakyat #01, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam, berlangsung meriah. Nobar dihadiri para sekjen dan petinggi parpol pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan ribuan relawan serta simpatisan.

“Nobar yang disiarkan langsung dari Bidakara (tempat debat; red), tapi para sekjen partai pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf memilih nobar bersama rakyat dan simpatisan pasangan 01 disini,” ucapnya.

Di antaranya adalah Sekretaris Jenderal partai politik Koalisi Indonesia Kerja antara lain Hasto Kristiyanto dari PDI Perjuangan, Arsul Sani dari PP, Raja Juli Antoni dari PSI, Lodewyk Pusung dari Golkar, Ahmad Rofik dari Perindo dan Herry Lontung Siregar dari Hanura. (ant/kn1)