www.korannasional.com–Saat ini Indonesia berada pada kondisi darurat narkoba, tidak hanya sekadar tempat transit, tetapi sudah menjadi salah satu pasar narkotika yang besar di Asia. Perang melawan narkoba tak hanya tugas negara tetapi juga seluruh elemen bangsa.

Sebagai bentuk upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), pengembang apartemen PT PP Properti Tbk (PPRO) mengambil peran dengan menerapkan konsep apartemen bebas narkoba di setiap produk apartemen yang tersebar diantaranya di Depok, Serpong, Semarang, dan Malang.

Apartemen Evenciio Depok, The Ayoma Serpong, The Alton Semarang dan Begawan Malang.
“Produk apartemen kami selalu mengusung konsep bebas narkoba,” kata Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan, Jumat (13/7/2018).

Diutarakan Tuafik, atas dasar itulah, PPRO menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pada pada puncak perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (12/7/2018).

“Kami ciptakan lingkungan bersih narkoba melalui kebijakan Zero Narkoba bagi penghuni di seluruh proyek PPRO,” terang Taufik.

Menurut Taufik, sebagai pengembang PPRO turut serta dalam membantu BNN mencegah dan memberantas narkoba terutama di lingkungan apartemen. Produk-produk apartemen PPRO yang membidik segmen mahasiswa dibangun dengan konsep bebas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

“Ini merupakan upaya kecil kami yang Insha Allah menjadi sumbangsih besar guna menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tuturnya. 

Selanjutnya Taufik menambahkan, PPRO membangun apartemen untuk mahasiswa dan ingin menjadi pionir sebagai apartemen mahasiswa pertama di Indonesia yang peduli dengan pencegahan narkoba.

“Mengusung konsep bebas narkoba cukup mengangkat angka penjualan apartemen-apartemen yang dikembangkan PPRO. Bidikan pasar kami untuk kalangan mahasiswa dan tentu para orang tua merasa tenang, nyaman dan aman jika anaknya menempati apartemen yang bebas narkoba,” jelasnya.

Salah satu apartemen untuk kalangan mahasiswa di Depok yakni Apartemen Evenciio yang merupakan apartemen pertama di Indonesia yang menerapkan konsep bebas penyalahgunaan dan peredaran narkoba. 

“Pemasaran unit Evenciio Margonda sudah mencapai 70 persen. Direncanakan diserahterimakan pada penghuni awal tahun 2020,” ujar Project Director Evenciio Margonda Depok, Septavianto.

Dia menambahkan, saat ini Apartemen Evenciio dalam progres pembangunan struktur podium dan direncanakan Topping Off pada kuartal I tahun 2019.

“Karena target pasarnya, mahasiswa, Apartemen Evenciio Margonda dijadikan proyek percontohan apartemen yang peduli pencegahan narkoba. Ada sistem keamanan terpadu, personel keamanan yang paham ciri-ciri pecandu narkoba, dan ada sistem yang bisa memonitor dan mencegah terjadinya transaksi narkoba di lingkungan apartemen. Untuk pengawasan, setiap menara Evenciio Margonda akan dilengkapi unit CCTV,” papar Septavianto. (Aris)