www.korannasional.com-Langkah Amerika Serikat menerapkan tarif bea masuk terhadap impor baja dan aluminium mengundang reaksi keras dari sejumlah menteri keuangan negara anggota kelompok G7.

Dalam sebuah pertemuan di Kanada, delegasi Uni Eropa dan Kanada mengancam akan membalas tindakan AS.

Bahkan, Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire, mewanti-wanti bahwa perang dagang dapat terjadi dalam “beberapa hari mendatang”.

Akan tetapi, Presiden AS, Donald Trump, berkeras menetapkan tarif. Dalam cuitannya di Twitter, dia menulis bahwa AS “telah dicurangi negara-negara lain dalam perdagangan selama bertahun-tahun”.

Trump menyatakan tarif bea masuk terhadap impor baja dan aluminium akan melindungi produsen baja AS yang dia klaim vital bagi keamanan nasional. Pada saat yang sama, Trump mengeluhkan halangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan AS di Eropa dan tempat lainnya.

“Waktunya untuk cerdik!” tambahnya.

Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Steve Mnuchin, membantah AS telah meninggalkan kepemimpinan dalam ekonomi global. Dia juga mengaku telah menyampaikan sikap negara-negara lain kepada Trump sebagaimana dikutip BBC.com, Minggu (3/6/2018).

Pertemuan tersebut tidak merilis pernyataan bersama sebagai tanda-tanda adanya ketidaksepakatan.

Hal itu diprediksi akan terus berlangsung pada akhir pekan mendatang, tatkala para pemimpin negara-negara G7, termasuk Trump, bertemu di Quebec, Kanada.(jbbi)