www.korannasional.com-Sejak beberapa tahun terakhir, PT Kereta Api Indonesia (KAI) selalu ikut berpartisipasi merayakan ulang tahun Jakarta dengan membuka stannya di Jakarta Fair Kemayoran.

Tahun ini, PT KAI kembali memanfaatkan ajang pameran terbesar se-Asia Tenggara ini dengan membuka stan di area Hall B3-C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Senior Manager Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI DAOP 1 Jakarta Asep Dodi mengatakan PT KAI menawarkan promo tiket kereta api yang mengacu pada hari keberangkatan.

“Bagi pengunjung yang akan berangkat pada hari Senin-Kamis mendapatkan diskon sebesar 20%, sedangkan pada hari Jumat-Minggu mendapatkan diskon sebesar 10%,” ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers, Selasa (29/5/2018)

Dia menuturkan promo yang berlaku hanya berlaku untuk keberangkatan 90 hari ke depan. Namun, ada syarat ketentuan berlaku untuk promo tersebut.

Asep menambahkan diskon itu tidak berlaku pada 23-31 Mei untuk kelas eksekutif, karena bertepatan dengan promo Berkah Ramadhan.

“Namun bagi kelas ekonomi tetap bisa. Kemudian untuk tanggal 5 Juni-1 Juli itu tidak berlaku diskon untuk semua kelas, baik eksekutif, bisnis dan ekonomi. Karena itu masa angkutan lebaran,” ucapnya.

Ada pula syarat dan ketentuan lain, yaitu tiket diskon dapat dibatalkan atau diubah jadwal, tiket diskon tidak bisa direduksi atau digabung dengan diskon lainnya, dan diskon hanya berlaku untuk KA komersial jarak menengah dan jarak jauh.

Lebih lanjut, PT KAI juga menawarkan kepada masyarakat tiket rombongan. Tiket rombongan bisa dibeli dengan syarat dan ketentuan tertentu.

“Misalnya, peserta rombongan minimal 20 orang, pemesanan tiket rombongan untuk 90 hari ke depan, membuat surat permohonan, dan lain-lain,” jelas Asep.

Selain itu, PT KAI juga memperkenalkan aplikasi selulernya yang bernama KAI Access. Aplikasi tersebut hadir untuk memudahkan pengguna jasa kereta api.

Ada tiga fitur unggulan dalam aplikasi tersebut, yaitu Book a Ticket, E-Boarding Pass, dan Location. Ketiga fitur ini berguna untuk memesan tiket melalui aplikasi tanpa perlu antre, memudahkan dalam proses boarding, dan mengetahui posisi kereta api tanpa perlu mengaktifkan GPS.

“Biar masyarakat luas lebih tahu dan dekat dengan kereta api. Khususnya tentang pemesanan tiket yang ternyata enggak susah. Sebenarnya pemesanan tiket itu kan enggak perlu jauh-jauh ke stasiun,” katanya.(jbbi)