www.korannasional.com-Cokelat merupakan makanan manis yang disukai oleh banyak orang. Tapi bagaimana jadinya jika rasa cokelat yang manis dipadukan dengan rasa asin ataupun pedas?

Cokelat semacam ini nyatanya sudah hadir di Indonesia. “Dapur Cokelat”, toko cokelat yang berdiri sejak 17 tahun lalu ini telah merealisasikan sebuah perpaduan rasa manis cokelat dengan rasa lainnya. Uniknya, rasa masakan nusantaralah yang diangkatnya yakni dengan meluncurkan produk terbaru “Cokelat Cinta Indonesia” yang menghadirkan Praline Nusantara berupa 9 rasa kuliner Indonesia.

Sembilan rasa kuliner Nusantara itu mulai dari rasa rendang, soto, nasi uduk, sambal pecel, sambal kecombrang, sambal bawang, rempeyek, kunyit asam, hingga beras kencur.

Advisor Asosiasi Culinary Professional Indonesia Chef Vindex Tengker menuturkan, kesembilan cokelat ini memiliki rasa yang balance. Pasalnya, cokelat 9 rasa tersebut hanya mengandung cokelat 62%.

“Kandungan cokelatnya 62% itu tidak terlalu manis dan pahit. Sementara kalau 70% itu cokelat yang pahit dan 50% itu cokelat yang manis, 62% ini di tengah-tengah dan kalau dicampuri bumbu itu rasanya masuk. Kalau yang 70% bisa membuat bumbu hilang karena dominan pada cokelat, sedangkan 50% terlalu sweet malah rasanya jadi aneh,” kata Vindex dalam acara Launching Praline Nusantara, Senin (28/5/2018) di Jakarta.

“Kadang orang merasa manis saja pada cokelat itu bikin enek. Nah, dengan adanya garam, dia [cokelat] menjadi balance karena menambah khazanah taste. Orang bisa merasakan sensasi baru makan cokelat,” lanjutnya.

Vindex menambahkan, cokelat 9 rasa ini bukan untuk menggantikan makanan utama. Fungsinya lebih sebagai oleh-oleh atau gift. Menurutnya, jika pasar merespons positif maka cokelat rasa masakan Nusantara ini bisa menjadi tren.(jbbi)