www.korannasional.com – Bambang Bowo Laksono menyatakan mundur dari Bendahara Umum Corruption Watch Independent (CWI). Bowo mengaku tidak sejalan dengan dua pendiri CWI.

CWI menjadi salah satu lembaga yang concern dengan konsisten dan penuh tanggung jawab terlibat terhadap pemberantasan korupsi dari unsur masyarakat sipil.

Sayangnya CWI harus kehilangan sosok pekerja keras yang tegas. Bowo yang juga salah satu pendiri CWI menuturkan, pengunduran dirinya. Dia mengaku tidak sejalannya dengan dua pendiri lain, yakni Ketua CWI, M.W Elfatir Lintang dan Sekertaris Jendral (Sekjen) CWI, R. Bambang. SS.

“Saya resmi akan mengundurkan diri dari CWI per 15 April 2018, karena sudah tidak sejalan dan sesuai dalam mengambil keputusan. Misalnya, ketika berbicara kegiatan external tanpa ada kordinasi di internal CWI,” ungkap Bowo, Selasa (1/5/2018).

Keputusan ini diakui tidak mudah baginya yang komit terhadap pemberantasan korupsi. Tapi, diyakini tanpa dirinya CWI pasti bisa terus membuktikan dalam memberantas korupsi di Indonesia. Namun begitu, kata dia, akan terus mendukung lembaga anti rasuah ini.

“Berharap CWI terus berkomitmen membantu KPK memberantas korupsi di Indonesia. Intinya tetap memberikan support untuk CWI yang lebih baik,” tutupnya.*sur