www.korannasional.com-Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi beserta jajarannya, meninjau langsung kedatangan satu trainset atau dua gerbong kereta Light Rapid Transit (LRT) Jakarta di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat malam (13/4).

Kedua gerbong tersebut tiba di Dermaga Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat sore (13/4). Kedua gerbong LRT Jakarta diangkut oleh kapal turandot Wallenius Wilhelmsen dari Korea Selatan sejak 24 Maret 2018.

Dia mengapresiasi kehadiran kereta ini yang dinilai tepat waktu serta sejumlah kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui PT Jakpro (BUMD), dapat menghadirkan moda transportasi publik berbasis rel, yang bukan saja untuk mengatasi masalah kemacetan, tetapi juga dapat mengintegrasikan moda transportasi di Jakarta.

“Jadi, gerbong ini dipesan Maret 2017 dan selesai Maret 2018. Ini rekor dan bulan berikutnya, April, sudah di Jakarta, Alhamdulillah. Kita memulai lembaran baru, peta transportasi dan pola masyarakat bertransportasi, insya Allah akan dimulai hari ini dengan kedatangan gerbong dan rangkaian kereta LRT,” katanya seperti dikutip dalam siaran pers, Sabtu (14/4/2018).

Sandi berharap kedatangan kereta LRT merupakan bentuk kesiapan Pemprov DKI untuk menyambut era transportasi berbasis rel.

Dua gerbong kereta LRT ini merupakan yang pertama tiba di Jakarta, produksi Perusahaan Hyundai Roterm di Changwon, Korea Selatan. Selanjutnya akan dibawa menuju Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Rangkaian kereta ini diperkirakan akan tiba di (Depo LRT) Kelapa Gading jam satu pagi dini hari pada Minggu,” imbuhnya.

Kedua gerbong tersebut merupakan bagian dari 16 gerbong LRT yang akan didatangkan secara bertahap di Jakarta hingga Oktober 2018. Rangkaian kereta kedua nanti tiba pada 15 Mei 2018 dan proses yang sama juga akan dilakukan yakni penyambungan dua gerbong kereta hingga tes commisioning yang dilaksanakan pada bulan Juni.

Proses uji coba sendiri diperkirakan rampung seluruhnya pada Juni-Juli 2018.

“Kita yakin dengan standar profesionalisme yang sudah dibangun Jakpro dan mitra-mitranya, rangkaian sisa yang dipesan juga akan tiba tepat waktu,” ujarnya.

Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase I oleh PT Jakpro (BUMD) terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur hingga Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Proyek ini ditargetkan selesai sebelum perhelatan Asian Games dimulai pada Agustus 2018. Kehadiran LRT Jakarta diharapkan juga dapat meningkatkan cakupan, kapasitas sistem pelayanan transportasi publik serta menggerakan perekonomian.(jbbi)