www.korannasional.com–Acara Insan Mandiri Festival (Imfest) menjadi ajang berlombanya siswa sekolah-sekolah Islam tingkat dasar, menengah dan atas yang berlangsung di Insan Mandiri Cibubur (IMC) Boarding School, Bekasi, Jawa Barat (Jabar) dari 31 Maret hingga 7 April 2018.

Beragam lomba diadakan yakni tahfiz, nasyid, soft movie, melukis, futsal, renang dan lainnya, hingga bazar kuliner.

Ketua Panitia Imfest Rudi Saputra mengatakan, ajang itu bertujuan mencari bibit-bibit di bidang olahraga dan akademi.

“Dengan acara ini, bakat-bakat tersebut bisa tersalurkan,” kata Rudi dalam siaran pers yang disampaikan, Sabtu (7/4/2018).

Rudi menjelaskan dalam acara penutupan, bahwa Imfest merupakan sarana memperkenalkan IMC kepada sekolah-sekolah lainnya, agar nantinya siswa-siswa yang berprestasi tertarik melanjutkan ke sekolah tersebut.

IMC adalah sekolah Islam Terpadu berasrama yang berdiri sejak 2012 yang diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan. Adapun gedung asrama diresmikan Wakil Wali Kota Bekasi Achmad Syaikhu.

“Selain memiliki para pengajar ulama berkelas nasional, beberapa guru pun berasal dari Irak dan Sudan,” terang Rudi.

Diutarakan Rudi, standar kurikulum IMC telah diakui oleh Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dengan dijalinnya kerja sama yang ditandatangani pada 5 Oktober 2017. “Kerja Sama dengan Al-Azhar Kairo memacu Bahasa Arab para siswa IMC,” tuturnya.

Kepala Sekolah SMPIT IMC Oni Kelana mengungkapkan, semua mahasiswa yang akan kuliah di Kairo harus aktif dan pasti berbahasa Arab. 

“Jadi kami mulai pembelajaran bahasa Arab yang intensif itu mulai dari SMP. Harapannya, SMP, SMA, kurang lebih enam tahun anak sudah bisa Bahasa Arab ketika ke sana,” tegasnya. (Rizal)