>

www.korannasional.com–Naiknya elektabilitas pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistanto Dardak berdasarkan survei Litbang Kompas memberi dampak positif terhadap tim Relawan, pendukung maupun simpatisannya yang menaruh optimis.

Seperti yang disampaikan Ketua Bara JP (Barisan Relawan Jokowi for Presiden) Jawa Timur, Giyanto Wijaya, yang mengatakan survei tersebut merupakan sinyal positif untuk pasangan Khofifah-Emil.

“Sangat memberi angin segar. Bu Khofifah mulai turun ke berbagai daerah Jawa Timur, baru melepas jabatan Mensos kan baru Januari lalu, sedangkan dari Gus Ipul sudah lama,” ujar Giyanto dalam keterangan pers, Rabu (14/3).

Giyanto menjelaskan, sudah bergerak menyosialisasikan program Khofifah-Emil kepada semua elemen masyarakat. “Sekarang di akar rumput, banyak loyalis bu Khofifah enggak bisa digoyang,” jelasnya.

Bersama relawan lainnya, loyalis pendukung Jokowi ini bertekad menyisir daerah-daerah zona merah Khofifah-Emil. Termasuk, dikatakan Giyanto, memberi pncerahan kepada masyarakat tentang prestasi Khofifah selama menjabat dua kali Menteri di era Presiden berbeda.

“Di tempat yang unggul kita perkuat lagi, yang lemah kita tingkatkan. Kita kerja mikro, yang benar-benar loyalis, menarik orang di sekitar kita 10-20 orang. Kita kasih tahu ini loh yang pernah dilakukan selama ini,” tuturnya.

Relawan siber yang menamai diri Gokil (Generasi Optimis Khofifah-Emil) mengakui mendapat suntikan semangat. “Ini merupakan sinyal positif untuk Khofifah-Emil,” terang Koordinator Gokil, Bayu Anggara.

Bayu mengatakan, Gokil membidik pemilih milenial di Jawa Timur untuk target suara. Gokil memviralkan program Khofifah-Emil.

“Kita viralkan ke tetangga, ke teman-teman. Kita lewat media sosial, kita sampe grup kelurahan dan RT juga. Kita dorong, menyosialisasikan terus program-program Khofifah-Emil,” tuturnya.

Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair), Fahrul Muzaqqi, yang menilai elektabilitas pasangan Khofifah-Emil sangat berpotensi terus naik.

“Dari awal justru bu Khofifah potensi terus naiknya sangat besar. Itu perlu dipertahankan kalau bisa ditingkatkan,” kata Fahrul.

Kemudian, pasangan Khofifah, Emil bisa dimaksimalkan untuk menggenjot elektabilitas. Bupati Trenggalek nonaktif dinilai pasangan yang tepat untuk mendulang suara di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Sekarang yang perlu digenjot wakil dari pasangan calon. Celah itu bisa dimanfaatkan pak Emil untuk memaksimalkan elektabilitasnya,” pungkasnya.

Dalam survey Litbang Kompas terbaru Khofifah-Emil unggul 44,5 persen. Kemudian Khofifah-Emil unggul di empat wilayah Jawa Timur. Dengan rincian, Mataraman Pesisir (Bojonegoro, Lamongan, Tuban) 54,1 persen, Mataraman (Pacitan, Madiun, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk, Blitar, Tulungagung) duo NU ini unggul di angka 47,2 persen, Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep) 50,7.persen, dan wilayah Osing (Banyuwangi) menjadi milik Khofifah-Emil dengan persentase 53,1 persen. (Rusdy)

LEAVE A REPLY