www.korannasional.com-Para mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil menorehkan sebanyak 564 prestasi baik tingkat nasional maupun internasional selama tahun 2017.

Rektor UI Prof Muhammad Anis dalam sambutannya pada acara wisuda di Balairung, Sabtu (3/2) mengatakan, perguruan tinggi dituntut untuk dapat menciptakan SDM yang kreatif, handal, tangguh, dan responsif dengan perubahan era ini.

Oleh karena itu perubahan dan inovasi di perguruan tinggi menjadi suatu keniscayaan.Inovasi menjadi suatu kata kunci dalam perkembangan perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut dia mahasiswa program sarjana UI telah banyak menghasilkan inovasi penelitian-penelitian berkualitas yang diharapkan dapat berkontribusi memecahkan permasalahan bangsa.

Misalnya Juara Umum Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik), dan penghargaan yang diraih Tim FTUI pada ajang Shell Eco Marathon adalah salah satu prestasi yang berhasil diraih UI di tahun ini.

Selain itu adalah riset tentang minyak ikan yang diberi nama Aspergyomega yang berhasil menjadikan limbah ampas tahu menjadi kapsul bernutrisi. Alat pengukur risiko diabetes dan jantung koroner real time, alat pengolah limbah batik portabel, serta Konekin, sebuah aplikasi uuntuk membantu para wirausahawan pemula membangun jejaring adalah salah satu dari beberapa penelitian yang dapat dibanggakan UI.

UI katanya menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang kini erat dengan perkembangan teknologi informasi. UI saat ini menawarkan beberapa mata kuliah yang membahas digital dan big data analysis.

“Saat ini UI mengintensifkan kegiatan perkuliahan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang diharapkan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa dari berbagai lapisan masyarakat untuk dapat menikmati pembelajaran di UI,” katanya.

Diharapkan dengan adanya program-program tersebut lulusan-lulusan UI dapat menjadi individu-individu yang dapat bersaing di kancah nasional maupun global, namun tetap berkontribusi nyata dalam membangun bangsa.

UI meluluskan sebanyak 3.760 wisudawan untuk Program Sarjana dan Program Diploma/Vokasi serta Program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor semester Gasal tahun akademik 2018/2019 dari jumlah tersebut 641 lulus dengan predikat cumlaude.

Pada prosesi upacara wisuda kedua, UI meluluskan 2.143 wisudawan yang terdiri dari 73 wisudawan program Vokasi/Diploma, 1.198 wisudawan Program Sarjana Reguler, 307 wisudawan Sarjana kelas Paralel, 81 wisudawan Sarjana Kelas Internasional dan 153 wisudawan Sarjana Ekstensi.

Pada program Sarjana Reguler yang berhasil mendapatkan predikat cumlaude adalah sebanyak 319 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh I Gusti Ngurah Putra Sattvika dari Fakultas Ilmu Komputer dengan IPK 3,93.

Sementara itu, pada Program Sarjana Kelas Internasional, predikat cumlaude tertinggi diraih oleh Bima Rahmadianputra Soemardi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan IPK 3,76.

Sedangkan predikat lulusan termuda pada jenjang Sarjana dengan predikat cumlaude diraih oleh Andi Annisa Zhafira Ramadhania yang berhasil lulus dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis program studi Manajemen pada usia 20 tahun.(ant)