www.korannasional.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok gencar melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Minggu (21/1/2018), mereka menyambangi kediaman Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di perumahan Permata Depok Sektor Pirus, Depok, Jawa Barat.

Hanif Dhakiri sangat mendukung langkah yang dilakukan KPU Kota Depok dan KPU Jawa Barat yang aktif mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018 kepada masyarakat.

“Pemilu adalah mekanisme demokrasi 5 tahun sekali. Mari kita sambut dengan penuh kegembiraan. Tidak perlu ribut, marah atau berselisih satu sama lain. Karena itu, Coklit ini sangat penting agar masyarakat tahu. Terutama generasi muda zaman now agar paham politik,” kata Hanif.

Hanif juga berpesan agar masyarakat jangan mudah menelan berbagai isu berbau sara. Dalam undang-undang menurutnya secara tegas sudah dilarang. Jadi dia mengimbau tokoh publik untuk dapat mengeleminir segala bentuk hoax.

“Pilgub Jabar harus jadi edukasi dan wisata bagi warganya. Pemilu ini milik masyarakat, karena itu saya harap KPU dapat mensosialisasikannya kepada masyarakat dengan baik dan benar,” terang menteri dari kader Partai Kebangkitan bangsa (PKB) itu.

Hadir dalam kegiatan coklit tersebut Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, Ketua KPU Depok Titik Nurhayati serta petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), PPK, PPS tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Yayat Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri yang sudah memberikan akses kemudahan untuk coklit data pemilih. Ia berharap mudah-mudahan kesempatan ini bisa menular ke pihak lain terutama kelompok menengah ke atas.

“Hal yang paling menyulitkan PPDP adalah mengakses masyarakat kalangan menengah ke atas. Mudah-mudahan dengan terbukanya pintu rumah dari Pak Hanif ini bisa dijadikan virus positif,” ujar Yayat Hidayat.

Sementara itu, Ketua KPU Depok Titik Nurhayati mengungkapkan, sebelumnya di hari pertama coklit serentak juga dilakukan kepada sejumlah artis dan publik figur warga Depok.

“Pada coklit hari kedua ini, kami mendatangi kediaman Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri. Ini membuktikan KPU sebagai penyelenggara sosialisasikan Pilgub 2018 bekerja serius,” ungkap Titik.

Titik menjelaskan pihaknya sengaja menyasar sejumlah artis, tokoh masyarakat, musisi atau publik figur dalam coklit atau pencocokan dan penelitian serentak Pilgub Jabar 2018. Hal itu dilakukan sebagai bagian untuk mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018.

Lanjut Titik, dengan mendatangi tokoh dan publik figur yang tercatat sebagai warga Depok, dan yang dianggap sebagai opinion leader, KPU berharap menjadi strategi efektif meningkatkan partisipasi pemilih di Depok.

“Pemilu bukan milik KPU, tapi masyarakat. Mari kita sama-sama menyambutnya. Saya berharap semua masyarakat datang ke TPS pada 27 Juni 2018 nanti,” imbuh Titik.*Suryansyah