www.korannasional.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan kepada seluruh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah bahwa kunci sukses penyelenggaraan Pilkada adalah meningkatnya angka partisipasi pemilih.

“Untuk Jabar dan semua daerah, kunci sukses Pilkada, satu partisipasi harus meningkat,” ujar Tjahjo usai memberikan kuliah umum kepada perwira siswa Dikreg XLIV Sesko TNI tahun 2017, di Sesko AD, Kota Bandung, Senin (13/11).

Tjahjo mengatakan, pada Pilkada 2016 lalu, angka partisipasi di seluruh wilayah rata-rata 74 persen. Namun untuk Pilkada serentak yang diikuti 171 daerah ditargetkan dapat mencapai angka 78 persen.

Khusus untuk Jawa Barat, ia meminta partisipasi dapat ditingkatkan. Pada tahun 2013 lalu, angkanya hanya mampu menembus 65 persen dari total jumlah pemilih 32,5 orang.

“Jabar khususnya daerah padat penduduk dan padat pemilih jadi harus ditingkatkan,” katanya.

Kemudian ia juga mengingatkan agar KPU bersama Pemda mampu mendeteksi dini adanya kerawanan politik uang, isu SARA, serta ujaran kebencian. Jika menemukan kerawanan tersebut, maka KPU serta pihak-pihak terkait harus dengan tegas memberikan sanksi.

“Harus adu konsep gagasan, visi misi, berikutnya sosialisasi. Yang melanggar harus disanksi tegas. Pemimpin kepala daerah yang amanah tanpa ada politik uang,” katanya.(ant)