www.korannasional.com – Ada yang berbeda di Kota Depok, Minggu (5/11). Tak kurang dari 20 ribu pegowes menyesaki Kota Belimbing itu. Mereka mengayuh sejauh 15km dari kantor Radar Depok di Grand Depok City menuju jalan KSU, Oto Iskandar, Kartini, dan kembali finis di GDC.

Peserta yang beragam, remaja, tua, muda, pria maupun wanita bukan hanya dari Kota Depok. Tapi juga banyak yang berasal dari daerah sekitar seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Bogor.

Sejak pagi- pagi buta mereka sudah berkumpul. Berbagai merek sepeda berseleweran di tiap ruas jalan Grand Depok City. Bukan hanya padat dengan komunitas sepeda, tapi juga dari kalangan keluarga. Meski tiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 25.000, partisipasi masyarakat Depok tetap tinggi. Para peserta diberikan sebuah kupon untuk mengadu keberuntungan dengan berbagai hadiah yang disiapkan panitia seperti mobil Tooyota Alya, sepeda motor, sepeda gunung dan peralatan elektronik.

“Saya tak menyangka antusiasme pegowes di Depok sangat tinggi. Target kami hanya 7000 peserta, tapi ternyata membludak begini. Ini bukti masyarakat Depok gemar bersepeda,” kata panitia penyelenggara Fahmi Akbar.

Fun bike sebenarnya hanya bagian dari acara kegiatan Adipura Fun Day yang digelar oleh Radar Depok. Hajatan tersebut sebagai bentuk syukur atas berhasilnya kota Depok mendapat Adipura sebagai kota terbersih kategori metropolitan se-Indonesia.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas dukungan warga Depok yang telah mensukseskan acara ini. Kegiatan seperti ini sangat positif dan tahun depan harus kembali digelar,” ujar Pradi Supriatna, wakil walikota Depok.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Aher Heryawan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut Aher bersepeda itu bukan hanya menyehatkan tubuh, tapi juga sebagai sarana siraturahmi.

“Kegiatan ini tak boleh hanya berhenti sampai disini, tapi patut dijadikan agenda resmi,” kata Aher.*Surya