www.korannasional.com–Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, jika ada tahanan yang kabur dari sel polisi itu adalah kecerobohan yang luar biasa. Sebab untuk menahan tersangka atau pelaku kejahatan butuh proses panjang dengan kesulitan tertentu.

“Jadi sangat disayangkan jika ada polres yang ceroboh hingga tahanannya kabur. Sebab untuk menangkap kembali tahanan itu butuh proses waktu dan biaya yang mahal,” ujar Neta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/9).

Sebab itu, lanjut dia, jika ada tahanan polres yang kabur kapolresnya harus segera dicopot. Kecerobohan itu menunjukkan sebagai kapolres yang tidak mampu mengelola manajemen rumah tahanan. Selain itu sebagai kapolres yang bersangkutan tidak berwibawa hingga anak buahnya yang menjaga sel tahanan tidak patuh dan ceroboh.

“Dalam sejumlah kasus tahanan kabur di Jakarta dan daerah lain pimpinan kepolisiannya dicopot,” terangnya.

Kasus tahanan kabur di Polsek Ciracas Jakarta, Polsek Percut Medan dan Polsek Tambaksari Surabaya kapolseknya langsung dicopot. “Sebab itu kapolres Jakarta Barat juga harus segera dicopot agar ada pembelajaran dan kapolres baru mampu menegakkan wibawa menjaga tahanannya dan kemudian memburu tahanan yang kabur,” tuturnya.

Jika tahanan yang kabur melakukan perlawanan memang harus ditembak dan penembakan itu harus sesuai SOP. “Yang paling penting lagi Propam harus segera mengusut, apakah kaburnya tahanan itu akibat benar-benar kecerobohan atau ada indikasi kolusi. Inilah yang harus diungkapkan. Kecurigaan itu patut diwaspadai karena sebagian besar tahanan yang kabur adalah tahanan narkoba,” jelas Neta.

Terlepas dari hal itu kasus tahanan kabur dari polres Jakarta Barat adalah sebuah pukulan telak yg memalukan bagi kapolda metro yg baru menjabat. Sebab kasus kaburnya tahanan ini terjadi di wilayah Polda Metro Jaya yang menjadi tolok ukur kepolisian.

“Jika di Jakarta saja tahanan bisa kabur bagaimana dengan di daerah. Sebab itulah kecerobohan yang menyebabkan tahanan kabur di wilayah PMJ tidak bisa ditolerir,” pungkasnya. (Mastete)