www.korannasional.com-Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tewasnya pelajar kelas 2 SDN Longkewang yakni SR (8) warga Kampung Citiris.

“Olah TKP di lapang SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan yang kami lakukan ini untuk memperjelas dan mempertajam penyebab kematian SR dan mencari barang bukti lainnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibadak Iptu Madun, Rabu (9/9).

Berdasarkan hasil olah TKP tersebut tidak ditemukan barang bukti lain yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tetapi polisi mendapat informasi dari rekan korban yang berada di TKP saat kejadian yakni Selasa, (8/8) SR tidak sengaja dilempar minuman energi yang sudah beku oleh DR namun tidak mengenai tubuhnya.

Diduga kaget, korban terjatuh dan kepalanya terkena kaki rekannya sehingga ada luka kecil di pelipisnya. Tiba-tiba anak bungsu dari delapan bersaudara tersebut tidak sadarkan diri dan langsung dibawa gurunya ke unit kesehatan sekolah (UKS).

Namun, karena tidak sadarkan diri korban pun dilarikan ke Puskesmas Cicantayan tapi nyawanya sudah tidak tertolong.

Madun melanjutkan, penyidikan pun terus dilakukan dan sudah memeriksa dua orang saksi yakni wali kelas dan pelapor dari keluarga korban. Hasil olah TKP ini untuk memperkuat berkas penyidikan dan mengungkap motifnya.

“Kami masih mengembangkan kasus ini dan pemeriksaan pun masih dilakukan secara berkala agar tidak muncul isu atau informasi yang simpang siur di masyarakat sehingga tidak menyebabkan polemik,” tambahnya.

Madun mengatakan, otopsi terhadap jenazah korban juga sudah dilakukan pada Selasa malam. Ternyata hasilnya tidak ditemukan adanya bekas luka lebam akibat penganiayaan hanya saja ada luka kecil di pelipis korban.

Sebelumnya, SR seorang pelajar SD yang masih duduk di kelas 2 SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan diduga berkelahi dengan teman sekelasnya pada Selasa.(ant)