www.korannasional.com-Peserta dari 16 negara meramaikan acara Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat digelar 1-5 Agustus 2017.

Ke-16 negara yang turut meramaikan PIFAF diantaranya dari Korea Selatan , Spanyol, India, Finlandia, Spayol, China, Vietnam, Maroko, Belanda, Ukraina, Portugal, Prancis, Hongkong dan Jerman, kata Ketua Panitia, Mustari Mula Tammaga di Polman, Kamis (3/7).

Pada acara PIFAF di dalamnya juga digelar sejumlah acara diantaranya karnaval yang diikuti oleh sanggar seni dari berbagai negara yang tergabung dalam AESEIC, sanggar seni Yogyakarta, dan peserta dari Kabupaten Polman.

Menurut dia, PIFAF adalah sebuah kegiatan bertaraf internasional yang diikuti para komunitas penggiat seni tradisi antar bangsa dengan tujuan untuk menumbuhkan kepercayaan dunia internasional terhadap bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Polewali Mandar.

“Kegiatan tersebut untuk mendukung program Presiden Jokowi dan Jusuf kalla melalui Nawacita dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta sampai dengan tahun 2019,” katanya.

Selain itu menjaga misi perdamaian dunia melalui interaksi kebudayaan antar bangsa dengan mengangkat tema “Budaya lestari, pariwisata maju,” acara itu juga dirangkaikan secara terpadu melalui agenda tahunan pemerintah Kabupaten Polman melalui festival sandeq dan Polman Expo.

“Kegiatan tersebut terselenggara berdasarkan kerjasama pemerintah daerah Polman dengan Conseil Internal Des Organisation De Festival De Folklore De Art Traditionnels (CIOFF) Indonesia Section, serta beberapa negara pendukung dari Perwakilan AIESEC untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

PIFAF tingkat lokal di Kabupaten Polman sebelumnya juga digelar dari tanggal 21 hingga 31 Juli 2017, yang dilaksanakan pada beberapa tempat yaitu Area Sport Center sebagai panggung utama PIFAF.

Pantai Bahari Polman untuk pelaksanaan festival Sandeq Race, wisata Salu Pajaan, Pantai Mampie, Alun-Alun wonomulyo, pelataran jalan Kelurahan Tinambung, serta beberapa Sekolah Menegah Atas dan juga pesantren.(ant)