www.korannasional.com-Gereja Katolik St Servatius atau yang dikenal sebagai Gereja Betawi Kampung Sawah di Pondok Melati, Bekasi, tidak mengubah jadwal misa pada Minggu (25/6), bertepatan dengan pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al Jauhar di Jalan Raya Kampung Sawah yang berada sekitar 200 meter dari gereja.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Katolik St Servatius, Matheus Nalih, Sabtu (24/6) pagi, mengatakan gereja tetap menggelar misa pagi pukul 06.00 WIB sebagaimana biasa.
Ia menuturkan warga Kampung Sawah sudah terbiasa dengan toleransi beribadah, saling menghormati hak kelompok lain dalam menjalankan ibadah agama mereka masing-masing.

Mengenai kebijakan Gereja Katedral di Jakarta Pusat, yang ada di seberang Masjid Istiqlal, mengubah jadwal misa Minggu pagi yang bertepatan dengan pelaksanaan shalat Idul Fitri, ia mengatakan: “Sejauh ini belum ada perubahan (rencana misa), tetap seperti biasa karena kalau di Katedral itu berhadapan, kami masih ada jarak 200 meter dari Masjid terdekat.”

“Kami tetap misa jam 06.00 sampai 07.00 pagi, saudara-saudara kami juga shalat Ied. setelah itu kami ada misa lagi jam 08.30,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya warga Kampung Sawah tidak ada masalah dengan jadwal ibadah yang bersamaan.

Nalih lantas menuturkan bahwa pada Jumat Agung tahun lalu jemaat gereja melangsungkan ibadah bersamaan dengan pelaksanaan Shalat Jumat warga Muslim.

“Di Kampung Sawah toleransinya tinggi dan tidak pernah terjadi apa-apa. Misalnya yang lalu kami Jumat Agung, kemudian Masjid ada Shalat Jumat, itu biasa saja berdampingan,” kata dia.

Nalih menjelaskan toleransi sudah menjadi tradisi di Kampung Sawah, karena satu keluarga biasanya meliputi pemeluk beberapa agama, sehingga terbiasa merayakan hari besar bersama-sama.

“Di sini secara umum, setelah Shalat Ied akan bertemu di rumah-rumah,” katanya.

“Saya pun jam 10 pagi, setelah ibadah akan berkumpul dengan keluarga Mama untuk berlebaran bersama-sama,” tambah Nalih.(ant)