www.korannasional.com-Dua warga di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (3/6) siang.

“Berdasarkan laporan yang masuk, dua warga meninggal dunia,” kata Kapolres Tolitoli AKBP Iqbal Alqudusy yang dihubungi di Tolitoli, Minggu (4/6).

Dua warga yang meninggal dunia itu berasal dari Kelurahan Tuweley dan Kelurahan Tambun yang sedang dibawa ke RSU Mokopido.

Banjir yang terjadi Sabtu siang, karena hujan deras yang mengakibatkan air sungai Tuweley, sungai Lembah, sungai Dakitan dan sungai Tambun meluap dan menyebabkan banjir di Kabupaten Tolitoli.

Sementara untuk kerusakan akibat banjir, di antaranya puluhan rumah tenggelam di Kelurahan Tuweley, Baru, Panasaka dan Tambun.

Sejumlah rumah rusak dan hanyut di antaranya enam rumah hanyut dan roboh di Desa Dakitan, empat rumah hanyut di Desa Buntuna dan tiga rumah roboh di Kelurahan Baru.

Sementara itu jalur jalan trans Sulawesi di Pendakian Pangi mengalami longsor sekitar tujuh titik. Kejadian ini berdampak pada jalur Palu-Tolitoli, sementara waktu tidak dapat dilalui.

Pemerintah setempat memperkirakan jalur ini dapat dilalui sekitar 3 hingga 4 hari kedepan dan aparat Polres Tolitoli bersama warga sekitar terus berkerja untuk membuka jalur jalan tersebut.(ant)