www.korannasional.com- Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur berhasil menemukan semua korban yang terseret ombak di Pantai Cidora Rancabuaya di Garut, Jawa Barat. Kelimanya adalah santri Pondok Pesantren Hidayatullah, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok.

Menurut Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Iwan Ruswanda, korban terakhir bernama Muhammad Saifullah Abdul Aziz yang ditemukan di Desa Glembongan, sekitar empat kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian.

“Ananda Muhammad Saifullah Abdul Aziz ditemukan pada Jumat (19/5), sekitar pukul 11.30,” terang Iwan Ruswanda, Jumat (19/5) sore.

Setelah dievakuasi, jenazah Muhammad Saifullah Abdul Aziz akan diantarkan menuju rumah duka di Komplek Cipaganti Graha II No 27 C Ujungberung RT 5/10 Cigending, Bandung. “Jenazah akan dishalatkan di Masjid Darul Ilmi Bandung, kemudian malam ini dimakamkan di TPU Cilengkrang, pukul 19.00,” kata Iwan.

Jumat pagi tadi, Iwan mengabarkan bahwa pencarian satu santri Ponpes Hidayatullah bernama Muhammad Saifullah tersebut tengah diupayakan lagi oleh tim SAR gabungan. “Medannya cukup berat, berbatu karang dan berombak besar. Jadi proses pencarian terbatas hanya dengan menyisir bibir pantai dan sekitarnya. Selain itu peralatan yang terbatas menghambat operasi pencarian,” terangnya.

Dipaparkan Iwan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga, “Kami, keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, dari hati terdalam sangat berduka dan berempati atas terjadinya musibah ini. Kami berdoa semoga kita selalu dalam naungan perlindungan dan dan pertolongan Allah Swt, sehingga kita dapat bersabar dan pulih dari ujian berat ini,” ucapnya dengan nada sedih.

Secara khusus Iwan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu proses pencarian lima santri yang hilang sejak Selasa (16/5) lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membantu, khususnya orangtua murid yang berbesar hati dan sabar menghadapi musibah ini, termasuk kepada Basarnas, TNI, Polri, Polairud, BPBD, Koramil, Polsek, Tagana, Laznas BMH, Sarnas Hidayatullah, PD Hidayatullah Bandung, PD Hidayatullah Bekasi, IMS, Balawista, Dinkes, Dishub, Pokmaswas, serta warga dan nelayan setempat,”demikian Iwan.

Seperti yang diberitakan pada Rabu (17/5) sore, Tim SAR Gabungan mengevakuasi dua korban yakni Muhammad Faisal Ramadhana dan Khalid Abdullah Hasan. Kemudian Tim SAR menemukan korban ketiga atas nama Rijal Amarullah. Selanjutnya di operasi pencarian kedua pada Kamis (18/5) dini hari ditemukan korban keempat atas nama Wisnu Dwi Airlangga, dan terakhir korban bernama Muhammad Saifullah ditemukan. Kelima korban tersebut dinyatakan meninggal dunia.(Siska)