www.korannasional.com-Dalam waktu dekat, Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok di era kepemimpinan Mohammad Idris-Pradi Supriatna akan menggulirkan mutasi dan rotasi jilid tiga terhadap pejabat eselon II, III dan IV.

“Iya, insyaAllah Ramadan, akhir bulan ini,” kata Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, kepada korannasional.com, Senin (15/5/2017).

Diakui Pradi, meski mendapatkan berbagai masukan dari tim seleksi, namun kewenangan untuk memutuskan sepenuhnya hak prerogatif walikota.

“Sayapun ikut memberikan masukan dan mereferensikan sejumlah nama yang dinilai layak dan pantas, tapi endingnya walikota yang memutuskan,” kata Pradi.

Menurut Pradi, selain disesuaikan dengan persyaratan jabatan, tupoksi dan keahlian, proses pergantian jabatan juga harus mengedepankan sisi keadilan. Salah satunya mempertimbangkan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang telah mengabdi cukup lama, namun hingga kini belum mendapatkan kesempatan menduduki jabatan strategis di bidangnya.

“Cukup banyak ASN yang sejak lima hingga delapan tahun tidak ditingkatkan jabatannya, kasihan mereka, itu tidak adil. Jangan sampai mereka menjadi malas bekerja, dan datang ke kantor hanya sebatas menggugurkan kewajibannya sebagai apatur sipil negara,” ucap Pradi.

Secara khusus Pradi menyampaikan arahan kepada jajaran ASN di lingkungan Pemkot Depok agar tidak gundah dan gelisah dalam menghadapi proses rotasi dan mutasi.

“Jangan disikapi terlalu berlebihan. Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus selalu siap ditempatkan dimana saja,” demikian Pradi.(amr)