KORANNASIONAL.COM – Batik sebagai warisan budaya menjadi ciri khas suatu daerah. Dengan keunikan coraknya, batik pun telah digemari hingga ke kancah internasional. Salah satu Pemilik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Ratna Batik & Craft, Ratna S. Wulandari yang elah berhasil memperkenalkan Batik Nusantara khususnya Batik Depok di pasar internasional.

Bahkan warga Kecamatan Tapos tersebut mampu memperkenalkan motif Batik khas Depok yaitu Gong Si Bolong dan Topeng Cisalak ke turis dalam maupun luar negeri. Mereka selalu tidak percaya ada sebuah fenomena nyata dimana ada gong yang bolong, namun tetap bisa berbunyi.

“Saya senang dengan batik yang bercerita, apalagi secara otomatis bisa menjadi destinasi pariwisata,  karena banyak yang tertarik ingin melihat fenomena gong dan keindahan Tari Cisalak milik Depok,” ujar Ratna, Jumat (5/5/2017).

Ratna memproduksi batik lukis untuk fashion dan peralatan dekorasi rumah serta craft daur ulang dari pohon pisang sebagai kemasannya. Produk UMKM milik Ratna tersebut telah berhasil membawa nama Indonesia dan khususnya Kota Depok hingga ke Belanda, Georgia dan Ukraina.

“Alhamdulillah produk kami sudah dikirim ke Belanda sebagai souvenir oleh Atase Perdagangan Denhag, kemudian pada April 2016 mengikuti pameran Galeri Wow Indonesia di Georgia dan Ukraina,” ujarnya.

Saat ini UMKM miliknya telah terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Pemerintah Kota Depok. Ratna berharap, agar dirinya dan para pecinta budaya lain bisa selalu didukung dan dibina dalam mengembangkan usaha dan kreativitas mereka oleh Pemerintah Kota. Serta Batik Nusantara dan Batik Depok bisa semakin dikenal oleh bangsa lainnya

“Harapan ini tidak banyak, hanya saya dan warga Depok sebagai pencinta, pembuat dan pelestari budaya batik mempunyai ruang yang cukup untuk berkreasi,” pungkasnya. (Nanda)

LEAVE A REPLY