www.korannasional.com – Amri Yusra mengaku sudah mengantongi dukungan dari beberapa Pengcab untuk kembali maju sebagai ketua KONI Depok. Karena itu, ia bertekad meneruskan program yang telah berjalan selama periode 2012-2016.

“Saya bertekad maju mencalonkan diri pada Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Depok, Sabtu 11 Februari 2017 nanti. Beberapa pengcab (pengurus cabang) mendorong saya untuk kembali memimpin di KONI,” kata Amri.

Tapi, Amri enggan menyebutkan pengcab yang mendukungnya. Menurut Amri tidak etis mengingat para pemilik suara itu belum mendapat undangan resmi tentang tata cara pelaksanaan Musornas yang akan digelar di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Depok.

“Saya bertekad untuk kembali maju. Tapi, saya belum menggalang suara, karena surat dari panitia kepada pengcab belum beredar. Ya, kalau satu-dua Pengcab yang bisik-bisik ke saya sih sudah ada,” kata Amri Yusra.

Menurut Amri olahraga di Depok perlu dibenahi secara serius. Dia telah melakukannya, tapi empat tahun tidak cukup untuk mencetak atlet-atlet berprestasi. Banyak kendali yang dihadapi selama kepemimpinannya. Mulai dari konsep pembinaan tiap pengcab, dana hingga sarana dan prasarana.

Karena itu, Amri memiliki alasan untuk kembali menjadi orang nomor satu di dunia olahraga Kota Depok. Dikatakannya ada tiga hal yang mendorongnya mencalonkan diri dalam Musorkot. Staf pengajar ilmu politik FISIP UI ini menyebut akan meningkatkan peringkat prestasi di ajang Porda (Pekan Olahraga Daerah). Sejauh ini target 15 besar di Porda Jawa Barat masih jauh dari harapan.

Amri juga menyebut olahraga di Depok terhambat oleh keterbatasan sarana dan prasarana. Pembangunan gedung olahraga yang representatif mutlak dibutuhkan. Prestasi tinggi mustahil diraih tanpa sarana dan prasarana yang memadai.

“Saya akan konsentrasi pembinaan ke cabang unggulan tertentu. Di sana ada atlet, sarana dan prasarana, dan program mumpuni. Tapi, bukan berarti mengabaikan cabang olahraga lainnya. Yang lain tetap berjalan alami untuk hidup dan tumbuh.*Suryansyah