www.korannasional.com – Sungai Ciliwung menyimpan berbagai fungsi demi kelestarian lingkungan dan kelangsungan hidup warga. Pun yang melintasi Kota Depok, Jawa Barat.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Depok yang dikomandoi Kania Parwati serta beberapa elemen komunitas lingkungan di Depok pun tengah menggenjot agar Sungai Ciliwung bisa dijadikan ekowisata. Berangkat dari Pos Pantau Saung Bintang ke kawasan Pondok Terong hingga Grand Depok City (GDC). Dengan jarak sekitar 3 km bisa ditempuh dalam 45 menit jika arusnya bagus.

“Depok masih punya potensi wisata alam edukasi yang masih hijau. Kami berharap hijauhnya Ciliwung Kota Depok bisa dinikmati semua orang dan sama-sama memelihara lingkungan,” kata Kania kepada wartawan yang tergabung dalam PWI Depok, Kamis (29/12).

Menurutnya banyak potensi wisata di Depok. Bentangan pohon bambu di sisi kiri dan kanan sungai jadi pemandangan yang indah. Bagi pecinta arung jeram ini akan menjadi tantangan tersendiri. Hanya saja, arusnya masih terbilang relatif kecil.

Kania mengakui publikasinya yang kurang, sehingga tidak diketahui masyarakat. Padahal, bila ditelusuri lebih jauh, Sungai Ciliwung memiliki potensi besar dengan masih banyaknya ruang hijau.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh warga Depok untuk sama-sama melestarikannya. Misalnya dengan tidak membuang sampah ke sungai atau limbah cair industri. Menjaga ekosistem yang sudah ada. Sehingga ke depannya, Depok akan memiliki wisata air.

Sementara itu, Hidayat Al Ramdani, Ketua Yayasan Sahabat Ciliwung Depok, mengakui masih ada beberapa titik limbah cair. Ruang hijau di bantaran Sungai Ciliwung itu pun ternoda dengan bau tidak sedap yang berasal dari limbah pabrik tahu. Kebanyakan dari mereka membuang langsung limbah cari tersebut ke sungai tanpa melalui pengolahan yang benar.

“Andai pengusaha kecil ini bisa disentralisasikan, tentu tak akan ada limbah. Tak ada bau tak sedap jika kita melintasinya,” tutur Hidayat.

Hidayat mengatakan selain mengajak pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum berwisata, tapi juga memberi masukan bahwa sungai ciliwung bukan TPA. Ciliwung adalah sungai purba yang harus dijaga kelestariannya.

“Sungai adalah awal dari peradaban. Jika Ciliwung jadi tempat wisata diharap dapat mengangkat nama Depok,” imbuhnya.
*Suryansyah