www.korannasional.com–Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera akan meluncurkan WebGIS Rencana Detil Tata Ruang Kota Depok. “Ini merupakan upaya menyediakan sistem informasi geografis yang efektif dan diharapkan dapat mengembangkan tugas dan fungsi di bidang Penataan Ruang,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Distarkim Depok, Herry Gumelar di Balaikota Depok, Rabu (21/12).

WebGIS adalah aplikasi GIS atau pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi yang berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan, mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan menyediakan informasi dalam bentuk teks, peta digital serta menjalankan fungsi-fungsi analisis dan query yang terkait dengan GIS melalui jaringan internet.

“Penggunaan data spasial dirasakan semakin diperlukan untuk berbagai keperluan seperti perencanaan wilayah. Pengguna data spasial merasakan minimnya informasi mengenai keberadaan dan ketersediaan data spasial yang dibutuhkan. Penyebaran data spasial selama ini dilakukan dengan menggunakan media yang telah ada yang meliputi media cetak (peta), cd-room, dan media penyimpanan lainnya dirasakan kurang mencukupi kebutuhan pengguna. Hal ini mengurangi mobilitas dan kecepatan dalam memperoleh informasi mengenai data tersebut. Karena itu dirasakan perlu adanya WebGIS,” tutur Herry.

Seiring dengan tren meningkatnya penggunaan perangkat mobile, untuk berbagi informasi di tengah masyarakat dibutuhkan model aplikasi yang mampu memberikan fungsi pelayanan informasi secara cepat dan aktual. “Aplikasi WebGIS merupakan bentuk terobosan dalam penyelenggaraan dan penyebarluasan informasi geo spasial dalam bidang penataan ruang,” terang Herry.

Dijelaskan Herry, ruang lingkup wilayah
pemilihan lokasi kegiatan ini di 11 kecamatan dan 63 kelurahan yang diklasifikasikan dalam Pusat Pengembangan yang tercantum didalam RDTR, yaitu PPK Margonda, SPK Sawangan, SPK Cipayung, SPK Cimanggis, SPK Tapos, dan SPK Cinere.

Lingkup Kegiatan 
Pengembangan Aplikasi ini teridiri dari empat bagian utama yakni Content Management System (CMS) sebagai Web Admin, aplikasi Web GIS untuk Publik, aplikasi Web GIS Dashboard dan aplikasi Mobile GIS.

“Adanya Aplikasi WebGIS Rencana Detil Tata Ruang Kota Depok diharapkan fungsi dan layanan dari Distarkim Kota Depok dalam hal pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap akses dan penyebarluasan informasi geospasial dapat lebih optimal,” harap Herry. 

Menurut Kepala Distarkim Depok, Wijayanto, penyelenggaran penataan ruang merupakan kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan dan pengawasan penataan ruang, pelaksanaan penataan ruang nasional dan koordinasi penyelenggaraan penataan ruang lintas sektor, lintas wilayah dan lintas pemangku kepentingan. 

“Dalam UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang pasal 13 dinyatakan bahwa pembinaan penataan ruang dilaksanakan melalui pengembangan sistem informasi dan komunikasi kepada masyarakat,” pungkas Wijayanto. (Advertorial)