www.korannasional.com – Depok Media Center (DMC) bukan sebatas ‘rumah’ bagi komunitas wartawan kota Depok. Tapi juga wadah yang peduli terhadap perkembangan Kota Depok.

Karena itu tak kurang dari 18 wartawan Depok dari berbagai media baik lokal maupun nasional, urung rembuk di hotel Bumi Wiyata, Jumat (23/12). Banyak hal yang dikupas demi menjaga hubungan yang harmonis antara media dan Pemkot Depok.

“Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi dan menyikapi kebijakan Pemkot Depok. Bukan keberadaan media untuk diakui oleh pemkot,” kata Joko Warihyo, ketua DMC.

Dalam sambutannya Joko mengusulkan agar pemkot tidak memilah-milah warna bendera media yang selama ini menjadi mitra kerjanya. Semua media menurutnya sama-sama mitra kerja pemkot. Baik itu koran harian khusus Depok, nasional, mingguan, bulanan atau media online. Kedepan dia berharap dapat membuat sarasehan dengan pemkot Depok.

“Depok itu magnetnya wartawan. Banyak media yang monitor perkembangan Depok. Karena itu perlu adanya balai wartawan,” imbuh Joko.

Sementara itu, Ketua Pembina DMC Rusdi Rusdiansyah, mengatakan sudah sepatutnya pemkot memperhatikan ruang kerja yang representatif untuk me unjang kinerja wartawan yang selama ini bertugas liputan balaikota.

Tapi, wartawan senior harian Republika itu mengatakan tidak perlu ada penekanan terhadap pemkot. “Kita perlu mengusulkan, kalau diperhatikan terima kasih, tapi kalau tidak ya tidak apa-apa,” ujar Rusdi.

Dilain pihak, Erna Multiningsih, wartawan Multi News mengatakan
wartawan harus profesional dan independen. Dikatakannya fungsi media adalah kontrol sosial dan harus netral. Wartawan tak perlu minta balai wartawan. Bekerja normal saja.

“Ini paguyuban yang bagus. Tak salah juga jika mengajukan media center. Tapi sifatnya tidak memaksa,” Muhammad Ridwan dari harian koran Sindo.

Wartawan Jurnal Depok, Rahmat Tarmuji, berkeyakinan bahwa balai wartawan yang diimpikan rekan-rekan sejawatnya akan terealisasi pada 2017. Dia berpegang pada janji wakil wakota Pradi Supriatna yang beberapa kali diucapkan di depan media.

“Kita tunggu saja janji pak wakil. Ini tugas kita bersama untuk mengawalnya,” tutur Rahmat.

Dia juga berharap DMC ini jadi wadah silaturhami yang bermanfaat bukan hanya untuk anggotanya, tapi juga masyarakat Depok. Karena itu katanya pentingnya jika ada balai wartawan kelak bisa juga dijadikan tempat untuk masyarakat yang membutuhkan infomasi kota Depok serta menyampaikan informasi minimal lingkungannya.*suryansyah

LEAVE A REPLY