www.korannasional.com – Depok United melibas semua lawan-lawannya pada putaran pertama tunamen Piala Suratin U-17 Jawa Barat 2016. Tiga lawannya: Gapura FC Bogor, Pabuaran Putra Bekasi, dan Perses Sumedang diterkam. Kontan, Depok United bertakhta di puncak klasemen akhir Grup F.

Pada matchday pertama, Depok United mengobok-obok Gapura FC 3-0, Senin (24/10). Sehari kemudian, Pabuaran disikat 2-1. Dua kemenangan ini sejatinya sudah mengantar Depok United lolos ke babak kedua. Tapi, skuad racikan Wahyu Ramadhani tak ingin melepas poin sempurna di kandang sendiri.

Pada laga terakhir fase grup di Lapangan Sepakbola Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (27/10), tim Macan Muda Margoda itu mencakar Perses Sumedang 2-1.

Sejatinya, mereka bisa menang besar karena menguasai permainan. Tapi, segudang peluang lagi-lagi tak bisa disempurnakan. Maklum, Wahyu sengaja menurunkan pemain lapis kedua sejak kick-off. Akibatnya, Depok United tertinggal lebih dulu lewat gol Imam Taufik di menit 15.

Tapi Depok United yang dikomandoi Alief Jauzi Muazham tak ingin menyerah. Gelandang Sutan Fanadhi berhasil menyamakan skor jadi 1-1 sepuluh menit berselang.

Masuknya striker Bayu Yudha Pratama menggantikan Farak Hamsyah permainan Depok United lebih hidup. Hanya butuh satu menit, Bayu langsung cetak gol kedua Depok United.

“Ini kemenangan tim bukan individu. Bukti Depok bisa menujukkan kualitas terbaik sebagai sebuah tim, ” kata manajer tim Hendrik Tangke Allo.

Tapi, dia meminta tim tidak besar kepala. Pasalnya, perjalanan masih panjang. Di fase kedua 30 Oktober nanti, Depok United tentu akan mendapat lawan lebih berat, mengingat yang lolos adalah para juara dan runner-up grup.

Hendrik berharap pada putaran kedua nanti, Depok kembali jadi tuan rumah. Ketua DPRD itu siap mengeluarkan dana berapa pun untuk kebutuhan tim. Dia berharap bermain di kandang sendiri tim asuhannya lebih percaya diri.

“Ini baru langkah awal. Tugas kedepan lebih berat karena hanya juara yang lolos ke putaran final di Bandung,” imbuhnya.*suryansyah