www.korannasional.com – Lewis Hamilton merayakan kemenangannya yang ke-50 di Formula 1, Senin (24/10) dini hari. Pembalap Mercedes ini memangkas keunggulan keseluruhan rekan setimnya di Mercedes Nico Rosberg menjadi 26 angka dengan tiga balapan tersisa.

Hamilton meluncur deras di depan pada Grand Prix AS. Dia menembus waktu tercepat 1 jam 38 menit 12.618 detik. Rosberg, yang masih mengejar kemenangan kesepuluhnya musim ini, finis di posisi kedua di Texas. Dia tertinggal 4,5 detik dalam pacuan 56 laps itu. Posisi ketiga ditongkrongi Daniel Ricciado dari Red Bull-Tag Heuer.

Ini kemenangan keempat Hamilton dalam lima musim di Texas, dan mengakhiri laju buruk bagi sang juara dunia tiga kali terhitung sejak kemenangan terakhirnya di Jerman pada Juli. “Ini selalu menjadi lahan buruan yang bagus bagi saya,” kata Hamilton.

Dia jadi pembalap ketiga setelah Michael Schumacher dan Alain Prost yang telah memenangi 50 balapan. “Saya suka berada di AS, ini terasa seperti di kandang sendiri.” “Hal yang dapat saya lakukan adalah melakukan yang terbaik dan terus mengemudi seperti yang saya lakukan pada akhir pekan ini,” tambah Hamilton, yang mengakui dirinya lupa bahwa ini merupakan kemenangan ke-50nya.

“Nico berkendara dengan fantastis sepanjang tahun maka pertarungan ini akan berlanjut.” Rosberg, yang finis 4,5 detik di belakang dan sempat turun ke posisi ketiga pada awal balapan sebelum apa yang terjadi di balapan itu menguntungkan sang pebalap Jerman.

Pembalap Australia Daniel Ricciardo, yang sempat menduduki posisi kedua di awal balapan, finis di peringkat ketiga untuk Red Bull. Namun rekan setimnya yang berasal dari Belanda Max Verstappen gagal finis karena kegagalan girboks.

Rosberg, yang dengan keunggulan angkanya ini membuat ia masih dapat meraih gelar pertamanya tanpa perlu memenangi satu balapan tersisa pun pada musim ini, mengatakan ini merupakan “pembatasan kerusakan.” Pebalap Jerman ini memiliki 331 angka berbanding 305 angka milik Hamilton, dengan tujuh angka yang menjadi pembeda antara pemenang balapan dan posisi kedua.

Kedua pembalap Mercedes ini menjadi satu-satunya pihak yang terlibat dalam persaingan perebutan gelar juara, dan tim mereka telah memenangi gelar konstruktor untuk tahun ketiga secara beruntun.

Hamilton, yang memenangi gelar ketiganya di sirkuit pada tahun lalu setelah kesalahan Rosberg membuat dirinya dapat memenangi balapan, berjabat tangan dengan rekan setimnya itu ketika mereka menunggu untuk menaiki podium.