www.korannasional.com – Walikota Depok Mohammad Idris mulai gerah dengan spekulasi dirinya akan dipinang jadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar. Dia pun akhirnya angkat bicara dan mengklarifikasi kabar tersebut.

“Belum ada surat permohonan resmi dari DPD Golkar Jawa Barat dan belum terjadi kunjungan silaturahmi dari pengurus DPC Golkar Kota Depok,” ujar Mohammad Idris kepada wartawan di Rumah Makan Mang Kabayan, Margonda, Depok, Senin (24/10).

“Yang ada tawaran informal atau sifatnya pribadi. Tapi, saya tidak menjawab iya atau tidak,” orang nomor satu di Kota Depok itu melanjutkan dalam konperensi pers tentang Program Unggulan Kota Depok “Zero Waste City”.

Idris mengungkapkan belum ada permohonan resmi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat Partai Golkar. Dirinya pun belum pernah dikunjungi Pengurus DPC Golkar Kota Depok. Tapi, ia tak menampik ada tawaran Informal kepada dirinya dari Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Itu terjadi saat jamuan makan di Acara Pramuka di salah satu tempat, bulan lalu. Dia menegaskan tidak menjawab ya atau tidak.

“Maaf, saya tidak akan dan belum siap menjadi ketua parpol apapun,” tegas pria yang diusung partai PKS itu dalam Pilkada lalu.

Mohammad Idris menambahkan akan fokus membangun kota depok serta memenuhi janji kampanye saat pilkada lalu. Dia juga tak lupa mendoakan semoga pelaksanaan Musdalub Partai Golkar Kota Depok berjalan sukses. “Saya fokus untuk membangun Kota Depok dan semoga Musdalub Partai Golkar Kota Depok berjalan Sukses dan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah,” tutupnya.*suryansyah