www.korannasional.com – Hilangkan rasa jenuh setelah aktivitas yang padat. Rekreasi atau cari hiburan bisa jadi salah satu obat penawar penat. Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cari yang murah tapi nikmat. Cukup ‘cepe ceng’ (Rp 100 ribu) kata anak gaul sekarang, semuanya akan happy.

“Di kantor mikiran kerjaan terus. Saat di rumah kalau hujan terbayang banjir. Lebih baik kita touring biar agak plong,” cetus Sopian, warga Permata Depok Sektor Nilam RT 05/07 Pondok Jaya, Depok, Jawa Barat.

Obrolan santai akhirnya jadi kenyataan. Gunung Bunder di Bogor jadi tempat tujuan. Tak kurang dari 20 warga Permata Depok Sektor Nilam melakukan touring. Dipimpin oleh Dani Pujiantoro, mereka konvoi setelah solat Subuh bersama, Sabtu (22/10) pagi.

“Bukan sekadar touring, tapi juga silahturahim antarwarga. Kami jadi semakin akrab satu sama lain,” ujar Mario, panitia touring.

Berbagai merek motor berjejer di depan mushola Al Qolam, milik warga setempat pagi-pagi buta. Mereka sengaja berangkat pagi guna menghindari kemacetan. Bukan rahasia jalan menuju ke IPB Dramaga, Bubulak acap semberawut dan padat kendaraan. Banyak pengendara motor yang ingin menyabot sampai ke depan.

“Kita potong jalan saja dari Semplak-Atang Senjaya ke pertigaan Rancabungur terus ke Ciampe,” ujar Ngatijo sambil tersenyum yang berada di lintasan terdepan.

Tempat wisata Gunung Bunder terletak di kawasan taman nasional Halimun Salak, gunung Salak, kabupaten Bogor. Dipilihnya lokasi tersebut lantaran jaraknya tidak terlalu jauh dan mudah dijangkau. Kebetulan juga ada salah satu warga yang memiliki keluarga di sekitar daerah tersebut.

“Kami sekalian mampir di rumahnya dan dijamu makan sebelum meneruskan perjalanan. Kebetulan tak jauh dari Gunung Bunder, hanya sekitar 15 menit,” jelas Atoel menyebut Teguh Prayitno, warga yang dimaksud.

“Kebetulan Pak Teguh akan pindah dari Permata. Jadi sekalian aja touring dan syukuran pelepasannya,” lanjutnya.

Keramaian para pengendara sepeda motor, yang datang maupun yang meninggalkan lokasi tampak padat di kawasan wisata Gunung Bunder. Motor-motor banyak yang dikendarai secara grup/kelompok tapi mereka dengan seenaknya parkir dan menyita bahu jalan yang sempit, justru hal ini dapat memacetkan jalan.

Usai membayar tiket masuk, rombongan menuju camping ground di hutan cemara yang berjarak sekitar 300 meter dari pintu gerbang tadi. Lokasi yang nyaman segera dipilih.

Setelah melewati kawasan permukiman, pemandangan di sepanjang perjalanan kemudian berganti menjadi pemandangan yang sungguh breathtaking alias teu bosen neuteupna; ladang dan kebun, pegunungan, dan sungai dengan suhu yang mulai sejuk. Siapkan saja kamera Anda agar tidak kehilangan objek bagus sepenjang perjalanan.

Setelah melewati gerbang, petualangan di kawasan wisata ini dimulai dengan pemandangan hutan pinus di kiri dan kanan jalan. Suhu udara pun lebih terasa dingin karena memang Wahana Wisata Gunung Bunder berada di ketinggian 1.050 meter dari atas permukaan laut.

Jangan lupa mandi di bawah air terjun Curug Cihurang untuk menyegarkan diri. Ploong..! suryansyah

turing