www.korannasional.com – Depok United menggerus Gapura FC 3-0 pada laga pertama Grup F Piala Suratin U-17, Minggu (23/10). Kemenangan ini membuat tim muda Kota Depok sementara memimpin di puncak klasemen.

Depok United benar-benar memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Bermain di depan pendukungnya di Lapangan Sepak Bola Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tim yang dilatih Wahyu Ramadhani menguasai permainan.

Permainan pendek dari sayap jadi andalan Depok United. Winger Hudan Narobi dan Sutan Punandi bergantian memberi tekanan. Tapi, gol yang ditunggu baru datang di menit 30 ketika terjadi bola liar di kotak 12 pas. M. Ali yang dengan keras melepaskan tembakan ke gawang dan mengubah skor 1-0.

Keunggulan itu membuat Depok United di atas angin. Mereka terus bertubi-tubi memberikan tekanan. Beberapa peluang dirangkai. Sayangnya tak ada gol tambahan hingga 45 menit pertama usai.

Bayu Yudha Pratama yang masuk tiga menit sebelum babak pertama berakhir, memberi variasi serangan. Pemain bertubuh kecil ini berani melakukan manuver. Alhasil, ia menggandakan keunggulan jadi 2-0 setelah sepakannya yang diefek menyentuh tiang gawang dan bergulir ke dalam.

Lagi-lagi Bayu nyaris mencetak gol kedua. Tapi, ia terlalu berambisi dan terburu-buru. Dia gagal menyongsongkan bola ke gawang Gapura yang sudah mati langkah.

Anak-anak Depok United akhirnya bersorak ketika Bayu diganjal di daerah terlarang. Penyerang sayap Depok United itu diganjal pemain belakang Gapura. Wasit langsung menunjuk titik putih. Aditya Hermawan dengan mulus mengkonversinya jadi gol. Depok United menang 3-0.

“Saya tidak konsentrasi. Harusnya bisa bikin tiga gol,” kata Bayu.

Pelatih Wahyu mengaku timnya masih nervous. Maklum, biasanya Bayu dan kawan-kawan bermain di Lapangan Merapati Persikad Depok. Kini, di Brimob dengan kualitas rumput dan lapangan yang besar, menurutnya membuat pemainnya jadi canggung. Licinnya lapangan seusai diguyur hujan kata Wahyu juga mempengaruhi stamina pemain.

“Saya akan evaluasi sekaligus persiapan pertandingan kedua melawan Buaran Putra FC Bekasi, Senin (24/10),” kata Wahyu.

Manajer tim Hendrik Tangke Allo mengaku puas melihat penampilan perdana Depok United. Dia pun ikut berteriak ketika beberapa peluang yang seharusnya 99 persen jadi gol, tak bisa disempurnakan dengan baik.

“Inilah pemain muda. Mereka masih minim pengalaman. Makanya, saya ingin tim ini terus dikembangkan pembinaannya. Mereka pemain berbakat dan punya masa depan. Saya berharap pemerintah kota Depok maupun swasta ikut berperan membantu,” tutur Hendrik.

Dengan kemenangan ini, Depok United sementara memimpin Grup F dengan raihan 3 poin. Kemudian diikuti Buaran Putra FC (Bekasi) yang sebelumnya menang 2-1 atas Perses FC (Sumedang).*suryansyah