Chelsea resmi bercerai dengan adidas. Klub London itu berpaling ke Nike. ‘Perkawinan’ Chelsea dan Nike akan dimulai pada 2017/18.

Nike akan memproduksi seragam untuk tim utama, akademi, dan tim Wanita, serta jersey jutaan suporter Chelsea di seluruh dunia. Sekaligus, menandai akhir kerja sama dengan Adidas.

“Ini kesepakatan yang menarik dan penting bagi kami. Seperti halnya Chelsea, Nike sangat terkenal di seluruh dunia berkat mutu dan inovasinya. Kami percaya, bersama Nike akan membantu tim untuk tumbuh di pasar dan memeprtahankan posisi sebagai klub elite dunia,” kata Direktur Chelsea, Marina Granovskaia dalam rilis resminya.

Hanya, tidak diketahui berapa nominal sponsorship tersebut. Namun, The Guardian, melaporkan Nike menyodorkan 60 juta pound (sekitar Rp 957 miliar) per musim hingga 2032.

Sebelumnya, Chelsea mendapat bayaran 40 juta euro per musim dari Adidas. Produsen olahraga asal Jerman itu sudah jadi sponsor “The Blues” sejak 2006.

Presiden Brand Nike, Trevor Edwards, mengungkapkan, “Kemitraan dengan Chelsea akan memperkuat posisi kamis sebagai pemimpin di bidang sepak bola. Kami sangat ingin membantu pertumbuhan jangakauan globak klub, melayani pemain, dan suporter, lewat inovasi dan desain Nike.”

Apa ayng dikatakan Edwards beralasan. Itu karena di Liga Primer Inggris musim ini, mereka kalah bersaing dengan Adidas.

Nike hanya mensponsori Manchester City saja. Sementara, Adidas memasok untuk Manchester United, Middlesbrough, Sunderland, West Bromwich Albion, dan Chelsea (hingga 2018).*