www.korannasional.com-Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Yayan Arianto menyerahkan sepenuhnya, kasus tangkap tangan anak buahnya yang tengah pesta narkoba kepada polisi.

“Saya sudah mendapatkan laporannya, benar ada tiga PNS anggota Damkar yang ditangkap karena kasus narkoba,” ujar Yayan saat dihubungi, Kamis (13/10).

Yayan membenarkan adanya penangkapan oleh Satuan Narkoba Polresta Depok terhadap 
tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Damkar, Pemkot Depok yang sedang pesta narkoba di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), Damkar, Pemkot Depok di Jalan TPA Benda Barat Rt 05/06, Cipayung, Depok, Kamis (13/10) pukul 00.30 WIB.

Yayan menyerahkan sepenuhnya proses hukum ketiga anak buahnya itu ke pihak kepolisian Polresta Depok. “Kami akan terus memantau perkembangan hukumnya. Kalau terbukti, pasti akan diberikan sanksi kepegawaian yang sesuai aturan kepegawaian PNS dengan sanksi maksimal dipecat,” tegasnya.

Yayan menyayangkan apa yang dilakukan ketiga oknum PNS tersebut, apalagi kantor dijadikan tempat pesta narkoba. “Kami bersama Badan Narkotika Kota (BNK) Depok sebenarnya sudah melakukan pembinaan ke para PNS Damkar Depok  setiap tahun. Untuk UPT Damkar Cipayung telah diadakan pembinaan bersama BNK terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba pada16 April 2016 lalu,” ungkap Yayan.

Seperti diberitakan, aparat kepolisian dari Satuan Narkoba Polresta Depok mencokok empat orang yang sedang menggelar pesta narkoba di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), Dinas Kebakaran (Damkar), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di Jalan TPA Benda Barat Rt 05/06, Cipayung, Depok, Kamis (13/10) pukul 00.30 WIB.

Keempat orang yang ditangkap tersebut, tiga diantaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Depok yang bertugas di Kantor UPT Damkar yakni  Musa Al Asyari (42), Cucun (42), M Nur (40) dan seorang pegawai swasta, Purwadi (36). (Suryansyah)