>

www.korannasional.com – Tyson Fury melepas sabuk juara tinju kelas berat versi WBA dan WBO pada Kamis (13/10/2016). Keputusan itu diambil petinju Inggris dengan alasan ingin fokus menyembuhkan kondisi kesehatannya.

Gipsy Kings, julukan Fury, dilucuti setelah pengakuan penggunaan narkoba. Promotor Furry Mick Henssessy mengatakan keputusan itu memilukan. Tapi, ia harus melakukan itu demi kesehatannya yang kecanduan obat-obatan akibat terguncang dengan tekanan publik.

“Saya memasuki tantangan terbesar dalam hidup yang saya tahu, seperti melawan Klitschko, saya bisa melewatinya. Saya merasa ini cukup adil dan akan bagus untuk tinju menjaga gelar tetap aktif,” ucap Tyson seperti dikutip Daily Mail.

Kendati kerap nyeleneh, Tyson mengaku keputusan melepas gelarnya jadi salah satu hal tersulit yang ia ambil. Secara tersirat, melowongkan sabuk juaranya hampir tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Dengan tak bertuannya dua sabuk juara dunia itu membuka jalan bagi Anthony Joshua dan Wladimir Klitshko bertarung. Promotor Eddue Hearn sebelumnya mengatakan pertarungan Joshua-Klitschko hanya akan menjadi kemungkinan nyata jika ada sabuk lain.

Keputusan Tyson dijelaskan lebih lanjut oleh pihak promotor, Hennessy Sports. Mick Hennesy selaku bos, mengatakan langkah yang diambil petinju berjuluk Gypsy King sangat menyedihkan.

“Kami memberi dia waktu dan ruang untuk kembali membenahi kondisinya sekarang tanpa tekanan sedikitpun dan siap memberikan perhatian medis seperti yang dibutuhkannya,” tutur Mick.

LEAVE A REPLY