>

www.korannasional.com – Alih-alih ingin eksis, Persikad Depok malah bernasib miris di Torabika Soccer Championship (TSC) B. Tim racikan Meiyadi Rakasiwi itu terjerambab di peringkat keempat klasemen akhir Grup 2. Hanya meraup 10 poin dari 10 laga, Persikad praktis gagal lolos ke fase 16 Besar.

Rapor tersebut membuat Persikad vakum. Semua pemain dipulangkan ke klub masing-masing. Tim berjuluk Serigala Margonda itu menunggu hasil kongres PSSI yang akan berlangsung pekan ini.

“Kami berharap ada titik terang usai kongres PSSI. Kami akan kembali mempersiapkan diri jika sudah mendapat jadwal kompetisi,” tutur Meiyadi.

Sejatinya menurut Meiyadi timnya tidak tampil buruk-buruk banget. Pada putaran kedua Persikad tidak pernah kalah dalam lima pertandingan. Dua dikonversi dengan kemenangan dan tiga kali berakhir imbang.

“Hasil tim dari putaran pertama ke putaran kedua meningkat. Tapi, itu ternyata belum cukup. Kami butuh dukungan dari pemkot Depok dan masyarakat Depok,” tutur Maiyadi.

Mardiono, salah satu pemain kesayangan publik sepak bola Depok juga angkat bicara. Dia menyampaikan pesan untuk para pemangku jabatan di Kota Belimbing tersebut. Dia berharap sepak bola Depok dapat bangkit dari keterpurukan.

“Tapi, perlu ada perhatian dari manajemen dan pemerintah kota Depok untuk sama-sama membangun sepak bola di Depok serta mempercantik Stadion Merpati,” imbuhnya.*

LEAVE A REPLY