www.korannasional.com–Ibu-ibu warga Gang Bakti Areman, Tugu, Cimanggis Kota Depok, Senin (10/10), dihebohkan penemuan isi tabung gas melon ukuran 3 Kg berisi air. Yanti (40), mengatakan ia mengetahui adagas melon ukuran 3 kg berisi air karena curiga isi gas yang lebih berat.

“Pas curiga ketika saat menggunakan gas untuk masak baru sejam untuk masak air tiba-tiba mati. Selain itu apinya merah tidak biru kebanyakan pada umumnya,”ujarnya.

Ibu tiga anak ini bertambah kaget setelah mengecek berat tabung gas yang dibelinya tersebut ternyata memiliki bobot 10 Kg. “Sewaktu saya mengocok tabung gas terdenger suara air. Kemungkingan tabung terisi air yang membuatmya berat hingga 10 kg,”katanya.

Menurut ibu Ketua RT 02/06, Haji Maryati kelangkaan gas ukuran 3 Kg di pemukimannya sudah ada selama 1 bulan. Warganya mencari gas harus berjalan hingga berkilo-kilo meter hanya untuk mendapatkan gas melon ukuran 3 kg.
Selain itu para ibu-ibu pada saat mendapatkan gas berisi air tersebut dibeli dari warung kelontong milik ibu Novi.
“Tahu tabung gas isi air baru dipake sebentar langsung dibalikin ke warung ibu Novi. Saat ditanya ke ibu Novi beli dari mana tabung gas, ibu Novi bilang dari orang yang nawarin baru dikenalnya,” ucap warga asli kampung Areman ini.

Pengakuan Novi sendiri ada seseorang yang baru dikenalnya datang ke warungnya dilayani oleh suami. “Pada hari Sabtu kemarin, saya sedang ada di Bandung. Lalu mendapat telepon dari suami ada pria menawarkan tabung gas isi 3 kg sebanyak 20 tabung. Saya hanya beli 10 tabung saja pertabung dibeli Rp. 17.000,”ungkapnya.

Suami Novi tidak curiga terhadap penawaran tabung gas tersebut, karena kebetulan tabung gas ukuran 3 kg susah dicari.
“Dari 10 tabung gas yang sudah terjual sama warga ada yang dibalikin 6 tabung. Keluhannya baru sebentar dipake sudah mati, lalu saat di cek tabungnya berisi air jika ditimbang beratnya mencapai 10 Kg,” tuturnya.

Petugas dari unit Krimsus Polresta Depok sudah melakukan olah TKP di lokasi penemuan gas tersebut dan disita sebanyak 10 tabung gas berisi air. “Saksi yang baru dimintai keterangan tiga orang yaitu pedagang warung yang menjual gasn pengakuannya para korban ini ditawarkan oleh seorang pemuda berusia 25 tahun,”ujar Kasatreskrim Polresta Depok, Teguh Nugroho. (Mas Tete)