www.korannasional.com– Berkaitan dengan kasus tayangan video porno pada salah satu layar Videotron yang terjadi di Jakarta Selatan pada Jumat (30/9), PT Mediatrac Sistem Komunikasi telah dihubungi oleh pihak kepolisian pada hari Senin malam (3/10/2016) mengenai dugaan penyalahgunaan koneksi internet dari salah satu komputer jinjing yang digunakan oleh karyawan perusahaan.

Pihak perusahaan telah bekerjasama penuh semenjak awal dengan pihak kepolisian dalam mendukung proses penyidikan tersebut, dan Selasa (4/10/2016) dinihari telah mendampingi pihak kepolisian untuk mengambil barang bukti yang berada pada karyawan yang bersangkutan di tempat tinggalnya.

Pada hari Selasa pagi (4/10/2016), karyawan tersebut telah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

PT Mediatrac Sistem Komunikasi menyesali tindakan tidak bertanggungjawab yang telah dilakukan karyawan bersangkutan, yang dilakukan atas inisiatif pribadi karyawan tersebut. Pihak perusahaan terus mendukung proses penegakan hukum.

“Kami sangat terkejut dengan terjadinya kasus ini dan sejak awal kami telah, dan akan terus mendukung, pihak kepolisian dalam melaksanakan proses penegakan hukum. Kami sangat menyesali terjadinya tindakan ini, yang bertentangan dengan nilai dan norma di masyarakat, serta melanggar kode etik perusahaan kami” ujar Tom Malik selaku Direktur dari PT Mediatrac Sistem Komunikasi.

Perusahaan akan menghormati proses hukum yang berlangsung dalam kasus ini agar dapat segera diselesaikan dengan baik.(Mas Tete)