www.korannasional.com–Tak sabaran, jalanan baru di cor hancur dilewati pengguna jalan. Baru-baru ini terjadi di Jalan Tole Iskandar Depok. Hal tersebut mendapat banyak warga mengecam oknum pengguna jalan yang menerobos Jalan Tole Iskandar yang sedang di cor. “Itu oknum manusia yg sukanya ngerusak. Sekalian aja di cor tuh oknum,” tutur seorang warga geram.

“Jalan di benerin salah kagak dibenarin salah. Dasar geblek, sudah tahu jalan masih basah baru di cor, sudah diterobos,” terang warga lain yang kesal.

“Benar-benar mental yang ‘terjerembap’. Kalau jalanan rusak diprotes, tapi saat sudah diperbaiki malah dirusak sendiri. Aduh,” ujar warga lainnya yang kesal atas prilaku oknum-oknum pengguna jalan yang menerobos jalan yang sedang di cor.

Perbuatan oknum-oknum pengguna jalan yang menerobos jalan yang sedang di cor sangatlah memalukan dan menunjukkan ‘mental tempe’ sekaligus ketidaksabaran dari para pengendara.

Bagaimana tidak, ruas jalan yang baru saja jadi mulus karena mendapatkan perbaikan dan masih belum kering jadi hancur dan tak berwujud lagi karena ketidaksabaran pengendara yang seenaknya melewatkan kendaraan mereka di jalan yang baru dicor.

Akun facebook Ahmad Hidayat dan Depoknesia sekaligus menampilkan dua peristiwa berbeda di dua tempat yang berbeda juga, namun dengan ‘kecerobohan’ yang sama pula dilakukan para pengendaranya.

Yang pertama, menunjukkan sebuah ruas jalan di Jl. Tole Iskandar Depok yang baru saja diperbaiki namun sudah menunjukkan kerusakan yang cukup parah karena telah dilewati oleh para pengendara motor dan mobil karena cap ban yang cukup banyak.

Lebih parah lagi, Ahmad Hidayat menunjukkan satu ruas jalan di Tangerang yang jauh lebih parah juga hancur lebur. Padahal kedua ruas jalan tersebut baru saja diperbaiki. Mental orang Indonesia sedang dalam kondisi darurat nih. Kalau jalanan rusak diprotes, tapi saat setelah diperbaiki malah dihancurkan.

kini sebagian Jalan Tole Iskandar Depok sudah mulus. “Jalan Tole Iskandar sudah di betonisasi sebelah kanan, namun baru sebagian, mudah-mudahan masyarakat dapat bersabar dengan pembangunan jalan tersebut,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Manto, Minggu (18/9/2016).

Menurut Manto, proyek Pembangunan dan Pelebaran Jl Tole Iskandar, Depok dikerjakan PT. Syaira Mahadaya Abadi dengan anggaran Rp. 3.920.454.000.
Rencananya, lama pengerjaan 105 hari kalender, dimulai dari 15 Agustus hingga selesai 27 November 2016. Adapun panjang jalan beton 221 meter, lebar 12,5 meter dan tebal 20 cm. Panjang overlay 867 meter, lebar 8,5 meter-14 meter, tebal 4 cm.

“Setiap proyek pengecoran selalu dipasang garis pengaman. Kami berharap tidak ada lagi pengguna jalan yang tak sabar menerobos jalan yang sedang di cor,” harap Manto. (Aris)