www.korannasional.com–Korlantas Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi pada aplikasi mudik yang baru diluncurkan kepolisian. Aplikasi itu bernama MOAN atau Mudik Online, Aman dan Nyaman. Apa itu?

“Hingga saat ini sudah ada sekitar 880 yang mengunduh (aplikasi MOAN),” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Jumat (9/9/2016).

Aplikasi MOAN resmi diluncurkan di Hotel Mercure, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara pada Senin (5/9/2016) lalu. Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga hadir dalam peluncuran itu.

Irjen Pol Agung menjelaskan, aplikasi ini dibuat berdasarkan evaluasi mudik Lebaran lalu. Saat itu, Korlantas beserta lembaga dan kementerian lainnya telah memprediksi peningkatan jumlah pemudik namun masih ada kekurangan.

“Evaluasi mudik tahun kemarin, kita kan sebenarnya sudah tahu soal peningkatannya, tapi kan tidak tahu hari dan jam berapa berangkatnya. Nah dibikinlah aplikasi ini,” ujar Irjen Pol Agung.

Dalam aplikasi ini, masyarakat akan diminta mengisi form seperti nama, kota asal dan tujuan, jumlah pemudik, jalur mudik, tanggal dan jam keberangkatan, kendaraan yang digunakan apakah kendaraan pribadi, umum, pesawat, kereta api dan lainnya.

Dengan masyarakat memberikan informasi itu, lanjut Irjen Pol Agung, pihaknya akan dapat mengetahui berapa jumlah pemudik, kendaraan dan jalur mana saja yang digunakan. Dengan begitu, petugas akan dapat menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi kemacetan.

“Jadi kita bisa tahu berapa yang berangkat lewat tol, udara, atau jalur lain. Sehingga kita bisa gunakan itu untuk pengendalian arus lalu lintas,” kata Irjen Pol Agung.

“Kita akan diketahui di mana saja yang berpotensi jadi titik macet, sehingga kita bisa siapkan langkah mana yang tepat untuk pengendalian arus seperti apakah ganjil genap atau dialihkan ke jalur utara, selatan atau tengah,” sambung Irjen Pol Agung.

Irjen Pol Agung menambahkan, data ini akan terus diperbaharui hingga musim Lebaran tahun depan. Jika masyarakat aktif berpartisipasi, maka segala hal tentang mudik sudah dapat diketahui sebulan sebelumnya.

“Kita harapkan partisipasi masyarakat tinggi karena ini untuk kelancaran, kenyamanan dan keamanan masyarakat saat mudik. Aplikasinya sudah bisa didownload di Android. Jadi masyarakat diimbau aktif memberikan informasi,” terang Irjen Pol Agung. (Mas Tete)